Himbauan Vaksin Booster

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlineKesehatanPemerintah Daerah

8.680 Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba Di OKUT Dengan Pengawalan Ketat

Sumsel Independen – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan menerima 8680 dosis vaksin Covid-19 Sinovac yang berasal dari cina, Jum’at, (29/01/2021) pukul 14.15 WIB. Dimana vaksin tersebut untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten OKU Timur

Setibanya di Kantor Dinas Kesehatan OKU Timur Vaksin Sinovac diterima langsung oleh Kepala Dinkes Kesehatan OKU Timur, Zainal Abidin, S.Sit MM dengan didampingi Kapolres OKUT AKBP Dalizon, SIK. MH serta beberapa staf Dinkes lainnya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Zainal Abidin, S, SIT.MM pendistribusian vaksin sinovac dikawal ketat oleh satuan Brimob dan polres OKU Timur, mulai dari Palembang hingga tiba di Dinas Kesehatan OKU Timur. Vaksin tersebut diangkut menggunakan satu mobil box. Selain itu juga, terlihat sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap guna mengawal pendistribusian Vaksin tersebut .

Baca Juga :   HD Instruksikan Setiap Desa Siapkan ODP Center

Zainal menambahkan, pada selasa vaksin akan didistribusikan ke 22 puskesmas dan tiga rumah sakit, yakni RSUD Martapura, RSUD Islam Taqwa Belitang dan RSUD Charitas. Untuk penyuntikan yang menjadi prioritas atau sasaran yang akan diberi vaksin merupakan tenaga kesehatan (Nakes) sejumlah 4.340 nakes yang ada di Kabupaten OKU Timur.

“Vaksin sinovac ini akan di lauching di RSUD OKU Timur Gumawang sekaligus penyuntikan perdana 10 orang yang terdiri Forkopimda dan tokoh agama, tokoh masyarakat. Selain itu juga, 370 Nakes RSUD OKU Timur Gumawang Senin nanti,” katanya, Jum’at, (29/01/2021).

“Penyuntikan Nakes tahap pertama sebanyak 4.340 orang, dan tahap kedua untuk petugas publik seperti TNI dan Polri. Penyuntikan tahap pertama dan kedua ini ditargetkan dapat selesai Januari sampai April. Sedangkan tahap ketiga untuk masyarakat yang rentan yaitu Antara usia 18 – 59 dan tahap keempat masyarakat lainnya,” pungkasnya. (Jodi)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button