Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlinePolitik

Berpotensi Head To Head Kuryana Versus Sumaiyah

Sumsel Independen – Lembaga survei independen, Nusantara Institut, merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang dilaksanakan selama satu bulan, 23 Februari-23 Maret 2020. Hasilnya, Pilkada serentak yang akan dilaksanakan 23 September 2020 ini, berpotensi terjadi head to head antar pasangan calon.

“Jika Johan Anwar tidak maju dalam Pilkada nanti, sangat berpotensi head to head. Ada dua nama yang muncul yakni Kuryana Azis dan Hj Sumaiyah MZ,” terang Direktur Eksekutif Nusantara Institut, Adison kepada wartawan usai rilis survey di Palembang, Senin (23/3).

Dikatakan Adisom, Potensi head to head, diketahui setelah melakukan riset kepada 410 responden dengan margin of error berkisar 4-5 persen. Pemilihan responden dilakukan secara acak yang tinggal 39 desa dari 150 desa dan kelurahan. Pemilihan desa berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak.

Baca Juga :   Tim Kajida Setjen Wantannas Datang ke MubaTinjau Hilirisasi Karet

“Kami menerapkan prinsip probalitas dalam penarikan sampel. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik Stratified Random Sampling. Dengan teknik tersebut dimungkinkan setiap anggota populasi DPT mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tidak dipilih menjadi responden, sehingga pengukuran pendapat dapat dilakukan dengan hanya melibatkan sedikit responden,” jelasnya.

Dia menambahkan, meski tanpa melibatkan semua anggota populasi, hasil riset dapat digeneralisasikan sebagai representasi populasi. “Pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner,” jelasnya.

Dalam kuesioner tersebut, pihaknya juga mempertanyakan kepada responden terkait keluhan yang dihadapi selama kepemimpinan kepala daerah saat ini. Hasilnya, mayoritas responden mengeluhkan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang mahal, susah mencari kerja dan kondisi jalan yang tidak baik.

“Sebetulnya substansi dari keluhan responden ini terletak pada kondisi jalan yang tidak baik. Sebab untuk sembako mahal dan susah mencari kerja biasanya selalu ditemui selama kami melakukan survei. Dari hasil survei ini bisa dijadikan gambaran kondusifitas pelaksanaan Pilkada di Kabupaten OKU nanti,” jelasnya. (Ril/Al)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button