Griya Literasi
Pemkot

Bintang Jatuh di Sungai Lilin Hebohkan Masyarakat

Selasa, 11 Jun 2024 10:40 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen — Netizen dihebohkan dengan unggahan video di media sosial yang memperlihatkan kilatan cahaya diduga meteor jatuh di Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Kejadian ini terekam dalam dua video pendek yang kemudian menjadi viral.

Video pertama yang berdurasi beberapa detik merupakan rekaman dari sebuah kamera pengawas (CCTV). Dalam video tersebut terlihat sebuah mobil melintasi jalan dengan dua truk yang terparkir. Kilatan cahaya yang menyilaukan tiba-tiba muncul dan menghilang dalam waktu singkat. Sementara itu, video kedua merekam beberapa benda yang menyerupai meteor jatuh, dengan jumlah lebih dari tiga cahaya. Teks yang tertulis dalam video tersebut bertanya kepada netizen, “Semalam ada yang lihat ini gak? Tepatnya jam 00.00 WIB. Kira-kira ini apa ya?”

Video ini menjadi viral setelah diunggah oleh salah satu akun Instagram @kabarnegri dengan keterangan di caption, “Benda Misterius Diduga Jatuh dari Langit Gemparkan Warga Sungai Lilin 00.00 WIB.”

Viralnya video tersebut menarik perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin. Kepala BPBD Kabupaten Musi Banyuasin, H Pathi Riduan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya benda jatuh di Sungai Lilin, baik itu melalui grup Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Hingga kini kami belum mendapatkan laporan resmi terkait benda jatuh di Sungai Lilin,” ujar Pathi Riduan.

Sementara itu, Camat Sungai Lilin, Tatang Jaswadi, memberikan keterangan berbeda. Menurut Tatang, informasi mengenai adanya benda jatuh sudah diketahui, namun lokasi pastinya belum dapat dipastikan. “Kalau tahu titik koordinatnya enak, karena Sungai Lilin itu ada tiga wilayah apakah Sungai Lilin Jaya atau lainnya,” jelas Tatang.

Penjelasan Ilmiah

Untuk memahami lebih lanjut mengenai fenomena ini, penting untuk mengetahui bahwa yang biasanya jatuh ke bumi adalah meteorit, yaitu sisa dari objek meteor yang tidak habis terbakar di atmosfer bumi. Meteoroid, asteroid, serta komet yang ada di angkasa terkadang tidak habis terbakar saat memasuki atmosfer bumi sehingga jatuh ke permukaan bumi sebagai meteorit.

Dikutip dari laman Wikipedia, kebanyakan meteoroid hancur saat memasuki atmosfer bumi. Biasanya, dalam rentang lima sampai sepuluh tahun, meteorit yang jatuh kemudian ditemukan dan dilaporkan kepada para ilmuwan. Hanya sedikit meteorit yang cukup besar untuk menciptakan kawah tumbukan besar. Sebaliknya, meteorit biasanya tiba di permukaan dengan kecepatan terminalnya dan hanya menciptakan lubang kecil. (pp)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode