HeadlineHukumSosial Kebudayaan

BNN OKU Timur Sosialisasikan P4GN Dan PK kepada Jajaran Pejabat Di Lingkungan Pemkab OKUT

Sumsel Independen – OKU Timur, Sosialisasi yang bertujuan untuk menekan penyalahgunaan Narkoba yang tinggi di kabupaten OKU Timur dan juga dalam bentuk sinergitas antara Badan Narkotik Nasional OKU Timur dengan pemerintah daerah dengan juag mensosialisasikan percepatan implementasi Inpres Nomor 20 Tahun 2020 tentang RAN P4GN dan PK kepada jajaran pejabat di pemerintahan kabupaten OKU Timur Kegiatan sosialisasi ini juga di hadiri langsung Bupati OKU Timur H. Lanosin ST seluruh OPD dan seluruh Camat se kabupaten OKU Timur di Aula balai Rakyat, hari Senin (6/9/2021).

Bupati OKU Timur H.Lanosin ST Dalam sambutannya mengatakan bawah penyalahgunaan Narkoba ini dapat merusak mental generasi bangsa dan harus di mulai dari dalam para pejabat pemerintahan untuk terbebas dari penyalahgunaan Narkoba

“Sepantasnya terlebih dahulu kita harus membersihkan diri kita terutama dari dalam pemerintahan Kabupaten OKU Timur ini dari penyalahgunaan Narkoba maka dari itu pada hari ini awal mula sosialisasi dan nanti implementasinya harus bagaimana Seperti apa yang disebutkan terangkan,” jelasnya

Baca Juga :   Bina Darma Wajibkan Mahasiswa Berprestasi Magang di Ponpes

“Artinya dari eselon dua dan tiga di itu harus di tes urine terlebih dahulu dan kalau seandainya dari diri kita sendiri tidak bersih bagaimana kita akan membersihkan yang lain dari narkoba,” imbuhnya.

Bupati juga menerangkan osialisasi ini juga perlukan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk memberikan pemahaman yang tepat tentang penyalahgunaan Narkoba

“Sosialisasi ini diperlukan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk memberikan pemahaman yang tepat dan kita dapat memberikan atau mengajak masyarakat tentang arti pentingnya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika dan juga memberikan pemahaman tentang P4GN kehidupan berbangsa dan bernegara ini harus tetap kita jaga demi mewujudkan cita-cita menjadi kabupaten yang lebih maju dan lebih mulia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional OKU Timur AKBP Efriyanto Tambunan, M.M. menerangkan
banyak sekali faktor faktor yang menyebabkan peredaran narkoba mulai dari perilaku konsumtif masyarakat terhadap narkoba , kondisi inilah yang menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia yang merupakan kepulauan sehingga sangat mudah terjadi peredaran narkoba

Baca Juga :   CARNAVAL UVCE 2021 Hasilkan 2.847 Ajuan Lamaran Pekerjaan Di 19 Perusahaan

“Tidak ada satu desa pun di Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan peredaran narkoba ,baik itu pengedar ataupun pemakai pasti ditemukan. Oleh sebab itu sudah menjadi tugas kita bersama dan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba,” jelasnya.

Dan untuk di Kabupaten OKU Timur penghuni Lapas Martapura juga hampir 70% nya adalah narkoba dan 30% adalah pelaku tidak kriminalitas tidak benar dan juga kemungkinan daerah lainnya penghuninya lapas didominasi oleh pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Yang artinya apa narkoba ini adalah musuh besar yang harus kita berantas dan kita perangai bersama sama. Saat ini di OKU Timur sudah ada tiga Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang menjadi langkah kita dalam mewujudkan OKU Timur bebas narkoba,” pungkasnya. (Jodi)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button