Headline

BRGM Sumsel Adakan Pelatihan Pembuatan Masker Dan Handsanitizer

Sumsel Independen – Muara Enim Dalam upaya percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove, BRGM melakukan program penguatan ekonomi dan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan “Pelatihan pembuatan Masker dan Handsanitizer Berbahan Alam dari Ekosistem Gambut untuk Kelompok Perempuan, Minggu (4/7/2021)

Yang mana dalam kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta Kelompok Perempuan dan di laksanakan pada tanggal 01 sampai 05 Juli 2021 bertempat di Desa Putak Kec. Gelumbang Kab. Muara Enim Prov. Sumsel.

Menurut Ibu Dermawati Sihite, S.H., M.H. Kepala Sub Kelompok Kerja Pengembangaan Kelembagaan dan Kemitraan BRGM” Kegiatan ini untuk menciptakan kelompok perempuan yang dapat memanfaatkan ekosistem gambut menjadi produk yang dapat menghasilkan ekonomi masyarakat seperti saat pandemi melanda, kelompok perempuan dapat membuat handsanitizer berbahan alami, pembuatan masker dengan pewarna alami tanpa pewarna kimia/tekstil dan pembuatan sabun juga berbahan alami, sehingga nanti dalam hal ini kelompok perempuan dapat menciptakan produk untuk dapat meningkatkan perekomian mereka disaat pandemi covid 19,”jelasnya

Baca Juga :   Herman Deru : Datanglah Dengan Nurani dan Betul-Betul Aksi 

Sementara itu ibu kupik salah satu peserta mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, sabun, masker dan handsanitizer adalah kebutuhan yang selama ini kami beli.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami mengetahui bagaimana cara membuat sabun, handsanitizer dan masker. Mengetahui bahwa bahan disekitar lahan gambut dapat kami manfaatkan untuk pembuatan sabun, handsanitizer dan masker Serta pewarna kain dengan berbahan alami,”ungkapnya

Nantinya Hasil dari pelatihan ini berupa handsanitizer berbahan alami, pewarna kain untuk pembuatan masker berbahan alami dan sabun berbahan alami yang nantinya kelompok perempuan dapat mengembangkan produk ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi imbuh Kepala desa putak Albeba,S.Sos.

Pihak Kecamatan Gelumbang yang di hadiri oleh kasi Tanrtib Pak Surya, Harapannya dari pelatihan ini, kelompok perempuan dapat menerapkannya dan mentransfer ilmu yang mereka dapatkan di desanya. memanfaatkan ekosistem gambut yang ada di desa mereka sehingga gambut terjaga, kesehatan tetap terjaga dan kebutuhan ekonomi dapat dipenuhi dengan adanya pembuatan produk berbahan alami tutup Surya. (Jodi)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button