Himbauan Vaksin Booster

Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlinePemerintah Daerah

Curah Hujan Tinggi, BPBD OKUT Mengimbau Masyarakat Untuk Waspada

Sumsel Independen – Dalam beberapa waktu terakhir intensitas curah hujan di sekitar wilayah OKU Timur mengalami peningkatan sehingga membuat debit air sungai Komering meninggi.

Menangapi hal tersebut Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Timur MGS Habibullah,S.I.P,MM melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Budi Widiyanto,S.T menghimbau kepada masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai Komering untuk tetap waspada terhadap banjir di musim penghujan, Jumat (15/1/2021).

“Kepada masyarakat yang tinggal di titik rawan banjir dan di sepanjang Daerah Aliran Sungai Komering untuk selalu waspada bencana banjir yang sewaktu waktu di musim penghujan ini. Masyarakat juga dihimbau untuk menyimpan dan mengamankan berkas berkas penting dalam satu wadah agar ketika sewaktu waktu terjadi banjir tidak rusak atau terendam air
dapat mudah di evakuasi.Selain itu juga, ketika banjir untuk menjauhi atau mematikan aliran listrik karena sangat berbahaya ketika banjir karena sangat mudah tersengat aliran listrik,” katanya.
Dikatakan, terdapat beberapa kecamatan dan hampir semua desa di kecamatan tersebut sangat rawan banjir . Dimana kecamatan tersebut yakni di Kecamatan Martapura, Kecamatan Madang Suku II, Kecamatan BP Bangsa Raja dan yang paling rawan adalah Kecamatan Cempaka yang terdapat 13 desa sangat rawan banjir.

Baca Juga :   Herman Deru Percaya Sekda SA Supriono Mampu Meramu Regulasi Tata Pemerintahan yang Baik

“Untuk wilayah Kecamatan Martapura sendiri titik paling rawan banjir terdapat di Tanjung Aman dan Kampung Sawah. Daerah Kampung Sawah merupakan daerah yang lebih rendah dari sungai. Jadi jika air sungai itu sudah masuk dan akan lama untuk surutnya,” ujarnya.
Lanjut kata dia menambahkan, bahwa pihaknya sudah mensiagakan personilnya juga telah apabila sewaktu-waktu jika terjadi banjir. Pihaknya juga telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di setiap kecamatan masing-masing lima empat orang personil. “ TRC ini kami siagakan apabila terjadi bencana alam ataupun sewaktu waktu dalam langsung terjun ke lapangan. Selain itu, kami juga sudah menyiapkan peralatan seperti perahu karet, logistik dan dibantu oleh Basarnas untuk kesiapansiagian,” tegasnya. (Jodi)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button