Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlineSosial Kebudayaan

Diburu Pecinta Fashion, Kini Gambo Muba Hadir di Kriya Sriwijaya

Sumsel Independen – Permintaan produk Gambo Muba yang kian tinggi baik di nasional maupun internasional membuat Ketua Dekranasda Muba yang juga inisiator produk Gambo Muba selalu berusaha maksimal untuk memenuhi permintaan pecinta fashion terhadap produk Gambo Muba.

Kini, guna memenuhi permintaan pecinta fashion di Sumsel, Gambo Muba telah hadir di Kriya Sriwijaya yang merupakan gedung pusat produk UMKM dan edukasi kerajinan asli Sumsel yang dibangun di era Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Jadi, warga masyarakat dan pecinta fashion yang ingin memiliki produk Gambo Muba bisa datang ke Kriya Sriwijaya,” ungkap Ketua Dekranasda Muba, Thia Yufada di sela Peresmian Kriya Sriwijaya Sebagai Pusat Edukasi dan Pengembangan Kerajinan Sumatera Selatan, Rabu (12/8/2020).

Wanita Insipirasi Sumsel ini menambahkan, produk Gambo Muba juga saat ini tengah fokus dipasarkan secara online agar bisa disasar semua kalangan dan wilayah.

Baca Juga :   Golkar Khawatir Partisipasi Pemilih di Masa Pandemi Menurun

“Kita terus berusaha agar Gambo Muba akses pemasarannya mudah diperoleh masyarakat, dan tidak lain tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani gambir di Muba,” jelas Ketua TP PKK Muba itu.

Thia menyebutkan, Gambo Muba sebagai eco fashion yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir lantaran dikerjakan oleh tangan-tangan terampil para ibu di desa. Hasilnya mampu meningkatkan penghasilan rumah tangga karena dikerjakan oleh tangan-tangan terampil kaum perempuan penjumput di desa.

Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah  limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai prosuk Eco fashion, Gambo Muba memakai  100 persen pewarna anti kimia.

“Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna Gambo Muba,” tandasnya.

Baca Juga :   Open Gestrek Champions Kabupaten OKU Timur 2022 Resmi Dibuka

Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel Febrita Lustia mengucapkan terima kasih atas partisipasi Dekranasda Kabupaten/Kota di Sumsel yang turut meramaikan produk UMKM di Kriya Sriwijaya.

“Terima kasih, semoga nantinya Kriya Sriwijaya ini bisa andil meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM khususnya di bidang kerajinan Sumsel,” pungkasnya. (Rill/Al)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button