Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlinePemerintah Daerah

Disdukcapil OKUT Hapus 2.229 NIK Milik Orang Yang Telah Meninggal

Sumsel Independen – Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (disdukcapil) kabupaten OKU Timur menghapus 2.229 Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliki orang yang sudah meninggal dari Januari hingga 25 November 2022.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (disdukcapil) kabupaten OKU Timur H. Mursal S.H M.H mengatakan penghapus NIK tersebut berasal dari Orang yang telah meninggal dunia yang memiliki KTP Kabupaten OKU Timur.

“2.229 NIK yang telah di hapus tersebut berasal dari akte kematian yang telah di terbitkan sejak January hingga 25 November 2022 , ” Ungkapnya Senin(28/11/2022)

Mursal juga mengatakan bawah perluanya masyarakat untuk segera mengurus akte kamatian jika ada angota keluarganya yang telah meninggal dunia untuk segera mengurus Akte kematiannya.

“Prosesnya cukup muda, cukup ahli waris membawa Kartu Keluarga yang asli dan surat keterangan telah meninggal dari desa atau rumah sakit dan membawanya ke disdukcapil kabupaten OKU Timur untuk segera di proses oleh kami, “jelasnya

Baca Juga :   Cegah Covid-19, PMII Cabang Palembang Kunjungi Panti Asuhan

Mursal Juga menjelaskan bawah Pentingnya untuk segera mengurung Akte Kematian jika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Yang pertama jika tidak menguras akte kematian tersebut makan data orang yang telah meninggal akan tetap di server , yang membuat data menjadi tidak valid, “jelasnya

Yang kedua lanjutannya, “ketika akan ada Pemilu makan data mereka yang telah meninggal jika tidak di buat akte kematiannya makan akan tetap terdaftar sebagai pemilih, padahal orang sudah meninggal, ” Imbuhnya

Mursala juga mengimbau masyarakat untuk segera mengurus aktek kematian jika ada angota keluarga yang telah meninggal ke disdukcapil.

“Kare akte kematian juga sangat penting untuk di gunakan oleh alhli waris dan kevalidan data mereka kedepannya,” pungkasnya. (J)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button