Griya Literasi
Pemkot

Efektifkah Inovasi Teknologi Baru di Indonesia?

Senin, 10 Jun 2024 11:04 4 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen — Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa yang berpotensi besar untuk menjadi bagian dari pemain utama dalam persaingan teknologi global. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengadopsi berbagai inovasi teknologi baru, mulai dari fintech, e-commerce, hingga pada teknologi pertanian.

Namun, pertanyaan yang masih sering didengar ialah efektifkah inovasi teknologi baru ini dalam meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat Indonesia?

Sektor finansial, menjadi salah satu sektor yang paling terdampak oleh hadirnya inovasi teknologi baru. Kehadiran fintech (financial technology) telah membawa perubahan signifikan masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan keuangan.

Beragam aplikasi e-wallet atau dompet digital seperti Dana, GoPay, dan OVO, kini masyarakat dapat melakukan transaksi keuangan dengan cepat serta lebih mudah.

Selain itu, platform peer-to-peer lending seperti Investree dan KoinWorks menjadi pembuka akses pembiayaan bagi UMKM yang sebelumnya sulit mendapatkan pinjaman dari bank tradisional. Data menunjukkan bahwa UMKM yang mendapat akses pembiayaan memiliki potensi untuk berkembang lebih cepat serta berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian. Dengan meningkatnya akses keuangan, UMKM dapat berkembang pesat sehingga memiliki peluang menciptakan lapangan kerja baru dan berkontribusi lebih besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.

Pada sektor e-commerce, platform seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak dan lainnya telah mengubah lanskap perdagangan di Indonesia. Mulanya sulit bersaing di pasar konvensional, kini penjual kecil dan menengah dapat memiliki akses lebih luas akibat beragam platform tersebut. Berdasarkan data dari Bank Indonesia, nilai transaksi e-commerce meningkat pesat mencapai ratusan triliun rupiah per tahun. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan bagi pelaku bisnis, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru pada sektor logistik, pembayaran, dan layanan pelanggan berkat inovasi teknologi.

inovasi teknologi baru juga mulai merambah pada sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Terdapat teknologi seperti IoT (Internet of Things) dan drone telah dalam mengoptimalkan penggunaan pupuk dan air, serta membantu dalam memantau kondisi tanaman secara real-time. Dengan hadirnya aplikasi agritech seperti TaniHub dan eFishery, dapat membantu petani dan peternak dalam mengakses pasar yang lebih luas serta untuk mendapatkan harga yang lebih baik.

Hal ini memberikan keuntungan bagi petani seperti produktivitas pertanian meningkat, biaya produksi menurun, bahkan pendapatan petani pun bertambah.

Selain itu, konsep Industri 4.0 pun mulai diterapkan di berbagai sektor manufaktur di Indonesia. Teknologi seperti otomatisasi, big data, dan AI (Artificial Intelligence) membantu perusahaan meningkatkan efisiensi produksi serta mengurangi biaya operasional. Teknologi ini dapat membantu perusahaan dalam memproduksi barang dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Meskipun inovasi teknologi telah menawarkan banyak manfaat, namun ada sejumlah tantangan yang perlu dihadapi. Seperti kesenjangan digital yang masih menjadi masalah besar. Banyak daerah di Indonesia belum mendapatkan akses internet yang memadai, hal ini menjadi penghambat hadirnya inovasi teknologi. Melalui data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sekitar 30% penduduk Indonesia masih belum terhubung ke Internet.

Selain itu, literasi digital beberapa kelompok masyarakat yang masih rendah. Banyak orang yang belum familiar dengan adanya teknologi baru, kasus seperti ini memerlukan edukasi serta pelatihan untuk memanfaatkan teknologi dengan optimal. Karena tanpa literasi digital yang memadai, mustahil inovasi teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ada pula hambatan terkait regulasi yang belum sepenuhnya mendukung. Kebijakan pemerintah yang seringkali belum sejalan dengan perkembangan teknologi, hal ini dapat menghambat inovasi teknologi.

inovasi teknologi baru berpotensi besar dalam sektor perekonomian di Indonesia. Peningkatan akses keuangan, pertumbuhan e-commerce, produktivitas pertanian yang lebih tinggi, meningkatnya efisiensi industri merupakan beberapa hasil dari bagaimana teknologi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk memaksimalkan manfaat dari inovasi teknologi baru ini. Indonesia perlu mengatasi tantangan kesenjangan digital, meningkatkan literasi digital, serta menciptakan regulasi yang pro terhadap inovasi baru.

Strategi yang tepat dapat menjadi penggerak utama terhadap perekonomian Indonesia serta membantu mencapai potensi ekonominya yang penuh. Dengan terus mendukung dan mendorong inovasi teknologi yang luas dan efektif, Indonesia akan membuka peluang baru, menciptakan banyak lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(MahasiswaJurnalistik/UINRF)

Laporan: Mahasiswa Jurnalistik
Editor: umi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode