Pemerintah Daerah

Forum Kedai Palembang Bersatu Protes Pemberlakuan Jam Operasional

Sumsel Independen – Puluhan aksi massa demo yang tergabung dalam Forum Kedai Palembang Bersatu (FKPB) menggelat aksi di depan kantor walikota Palembang, Selasa (25/5) kemarin.

Mereka menyuarakan protes perihal pemberlakuan operasional tempat usaha yang dirasa tidak adil. Dalam Massa yang berasal dari pemilik dan pekerja kedai kopi, cafe dan pengusaha mikro ini merasa dianak tirikan, pada saat protokol kesehatan atau prokes Covid-19 sehingga mereka menggelar aksi di Kantor Wali Kota Palembang.Mereka juga menilai razia hanya berani menyasar usaha kedai mikro namun jarang menyentuh usaha skala besar.

Dalam hal ini Kordinator Aksi Rudianto Widodo menuturkan,forumnya berusaha mematuhi dan menyetujui peraturan Pemerintah dalam penerapan prokes, terutama jam operasional. Yang hanya di batasi sampai pukul 21.00 Wib. Tetapi usaha besar banyak yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

” Dia juga menuntut Pemerintah daerah agar adil atas peraturan yang dibuat. terutama menertibkan jam operasional pengusaha besar. Karena masih banyak restoran cepat saji yang tidak mematuhi,”ungkapnya.

Baca Juga :   Herman Deru: Jadilah PNS yang Bertanggungjawab dan Sensitif 

Sementara, di tempat yang sama Asisten I Pemerintah Kota Palembang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat, Faisal AR, menuturkan, saya menerima aspirasi yang disampaikan oleh FKPB dan laporan ini akan dirapatkan guna ditindaklanjutin.

” Dan saya akan sampaikan kepada Walikota Palembang dan akan kami koordinasikan bersama elemen terkait,karena Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri,” tutupnya.(ptr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button