HukumPemerintah DaerahSosial Kebudayaan

Gandeng Tim Ahli dalam Karhutbunlah, Ditreskrimsus Polda Sumsel Fokus Pencegahan

Palembang, Sumsel Independen – Polda Sumatera Selatan terus melakukan antisipasi adanya Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di tahun 2021 ini. Dengan mengandeng para tim ahli, Polda Sumsel melalui

Direktorat Reserse Kriminal Khusus, permasalahan Karhutbunlah diharapkan tidak hanya terfokus kepada penanganan, namun pihaknya akan lebih fokus juga terhadao pencegahan.

Seperti yang diungkapkan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Eko Indra Heri saat menghadiri kegiatan diskusi ‘Ngobrol Pintar Karhutbunla’ (Ngopilah) di Ballroom Hotel Novotel Palembang.

“Tahun 2020 lalu, tidak terjadi kebakaran yang parah seperti tahun 2019. Di tahun 2021 ini diperkirakan sama dengan tahun 2019, tapi pada hari ini masih dalam kondisi aman. Namun apabila ada kebakaran maka teman dari kepolisian langsung turun ke lapangan,” ucapnya pada, Selasa (29/6/2021).

Jenderal Bintang 2 ini menjelaskan, ditahun 2021 tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel sudah menerima dua laporan. Menurutnya saat ini yang perlu dilakukan adalah antisipasi Karhutbunla, seperti pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat.

Baca Juga :   Vaksin Massal di BHL Muba Dimulai, Sisir Lansia Hingga ODGJ dan Penyandang Disabilitas

Dalam lanjutannya, di wilayah Provinsi Sumsel terdapat 10 kabupaten/kota yang rawan terjadi Karhutbunla. Namun pihaknya sampai saat ini masih fokus ke 2 wilayah diantaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), karena 2 wilayan ini yang sudah terlihat titik panasnya.

“Saat ini anggota Brimob Polda Sumsel sudah diturunkan ke lapangan,” jelasnya.

Orang nomor 1 di Kepolisian Sumsel ini berharap, semua anggota dijajarannya untuk lebih banyak belajar bersama para ahli tentang Karhutbunla. Semua anggota kepolisian harus memanfaatkan pelatihan-pelatihan seperti ini.

“Manfaatkan waktu ini sebaik baiknya, sebelumnya pelatihan seperti ini tidak ada. Apalagi disini ada teman-teman dari Unsri sebagai Tim Ahli yang luar bisa untuk bergandengan dalam mencegah Karhutbunla,” tutupnya.

Diketahui, kegiatan yang diadakan Ditreskrimsus yang bertemakan ”Optimalisasi Penegakan Hukum Karhutbunla Polda Sumsel bersama Stakeholder” nampak dihadiri juga oleh 6 narasumber yang turut diundang sekaligus menjadi saksi ahli apabila terjadi kasus Karhutbunla. (Ptr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button