Himbauan Vaksin Booster

Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
Pemerintah DaerahSosial Kebudayaan

Guns Cafe Palembang Disulap Menjadi Rumah Para Seniman

Sumsel Independen – Suatu hal berbeda nampak terlihat di Guns Cafe Palembang. Pasalnya, melalui pembukaan pagelaran Sepekan Seni Dewan Kesenian Palembang Cafe yang biasanya menjadi tempat nongkrong kaum millenial tersebut sekejab disulap menjadi rumah para seniman yang ada di kota Palembang.

Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani menuturkan, bahwa lokasi Guns Cafe Palembang dianggapnya menjadi sebuah cafe yang memang sangat cocok untuk menjadi tempat seni sekaligus rumahnya para seniman yang ada di kota Palembang.

“Jadi memang tempat ini merupakan tempat yang pas untuk kegiatan sepekan seni. Mari kita datang dan ramaikan gelaran pentas sepekan seni ini, mari datang ke Guns Cafe yang berlokasi di kawasan Kambang Iwak Palembang,” kata Isnaini saat menghadiri Pembukaan Sepekan Seni DKP, Senin (10/02).

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Palembang, Iqbal Rudianto menjelaskan, bahwa Sepekan Seni yang akan digelar hingga satu minggu kedepan tersebut menampung enam komite yang ada di DKP dengan suatu tujuan untuk mempromosikan semua kesenian di Palembang.

Baca Juga :   Pangdam XII/Tpr Dampingi Dankodiklatad Serahkan Kunci Hasil Bedah Rumah Bakti Sosial YTP Yonif R 641/Bru

“Sepekan seni kami maksudkan untuk mengenalkan kekayaan kesenian Palembang, dalam pameran ini kami rangkul semua masyarakat apalagi pemerintah sudah mensupport,” ungkap pria yang akrab disapa Didit tersebut.

Komando Dewan Kesenian Palembang sekaligus Owner Guns Cafe itu juga menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja memilih lokasi Guns Cafe menjadi lokasi dalam gelaran Sepekan Seni bukan tanpa alasan.

“Yang pasti kita memang sengaja menyulap lokasi Guns Cafe ini menjadi lokasi pertunjukan berbagai seni, baik itu seni beladiri silat kuntau, pentas wayang Palembang, pameran lukisan, dan pertunjukkan seni lainnya. Bahkan perahu tradisional bidar juga tadi sudah kita ditampilkan,” jelasnya.

“Disela pertunjukan tari silat kuntau itu sendiri, kita juga sengaja memadukannya dengan musik batanghari sembilan, dan biduk perahu bidar,” tungkasnya. (DoN)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button