Griya Literasi
Pemkot

Guru TK Kabupaten Lahat Pukau Pengunjung Mall

Selasa, 30 Apr 2024 17:35 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Dengan balutan kemeja kartini dan rok wiron serta polesan make up, Guru taman kanak-kanak (TK) Kabupaten Lahat pukau pengunjung Mall. Tampil dengan anggun dan menawan, para insan pendidik yang berada dibawah Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) unjuk kebolehan catwalknya di Citimall Lahat, Selasa (30/4/2024).

Catwalk tersebut merupakan rangkaian pada ajang fashion show dalam memperingati Hari Kartini yang bertema “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Profesionalisme Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia”. Melalui perlombaan itu juga, jadi momen spesial dalam mengenang jasa pahlawan perempuan nasional yang terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang.

Ketua IGTKI-PGRI Nely Hartati SPd menjelaskan kebaya identik dengan perempuan Indonesia. Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Kartini maka perlombaan fashion show jadi pilihan yang tepat untuk diikuti puluhan Guru taman kanak-kanak. Disisi lain juga sebagai penghargaan dalam mengenang jasa RA Kartini.

“Ibu Kita Kartini pejuang wanita yang membuat wanita bisa jadi seperti sekarang, kesetaraan gender, emansipasi perempuan yang terus digaungkan. Tanpa RA Kartini, mungkin perempuan Indonesia sekarang tidak bisa apa-apa, yang masih dengan mudahnya direndahkan,” jelas Nely.

Nely menambahkan, globalisasi dan teknologi jadi tantangan bagi Kartini masa kini, termasuk di dunia pendidikan. Namun dengan tantangan tersebut, justru seharusnya membuat para wanita bisa mengeksplore diri mereka untuk menjadi pribadi yang mereka inginkan, dengan berbagai profesi tanpa batas, dengan tetap berada di jalurnya sebagai kodrat perempuan.

“Mungkin dulu untuk pendidikan saja bagi wanita itu terbatas, begitu juga karir. Tapi kini, wanita bisa membuktikan bahwa mereka juga mampu menjadi menteri. Bukan hanya sebagai wanita tapi mereka juga yang pertama (ibu) dalam memberikan pendidikan di rumah maupun sekolah, hingga di masyarakat,” sampainya.

Kegiatan diikuti kurang lebih 60 peserta yang berasal dari perwakilan Guru TK seluruh Kecamatan Lahat dan beberapa perwakilan dari kecamatan lainnya. Dewan juri pada fashion show kebaya Kartini juga merupakan orang-orang yang ahli di bidang tersebut. Adapun penilaian fashion show dilihat dari kesesuaian busana dengan tema, keluwesan saat berada di panggung, proporsional serta make up, dengan ketentuan pakaian berupa kain wiron, kebaya kartini, selendang, sandal maupun sepatu, serta keserasian perpaduan warna. (via)

Laporan: Via
Editor: Syaidina Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode