Himbauan Vaksin Booster

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Himbauan Pemkab Muba Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Pemerintah DaerahPendidikanSosial Kebudayaan

Harapkan Santri Manfaatkan Perkembangan Teknologi

Sumsel Independen – Guna menghadapi perkembangan teknologi pada era revolusi Industri 4.0, peran serta setiap lembaga pendidikan sangatlah diharapkan dalam memberikan bekal kepada generasi muda untuk menghadapi perkembangan zaman, salah satunya yaitu para santri yang menuntut ilmu di pondok-pondok pesantren.

Selain menuntut ilmu agama para santri juga sangatlah diharapkan untuk terus mengikuti setiap perkembangan zaman. Hal itu disampaikan oleh M Abdullah Syukri SIP MA, Delegation for 1000 Abrahamic Circles Project to Serbia and USA saat menjadi narasumber Talk Show di Pondok Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja OKU Timur, Sabtu (22/02).

“Dalam era revolusi industri 4.0, para santri sangat diharapkan mampu untuk memanfaatkan berbagai teknologi dan menguatkan kapabilitas intelektual. Tugas pokok santri itu memang mengaji, namun para santri juga harus mengikuti perkembangan zaman,” kata gus Abe, sapaan akrabnya.

Baca Juga :   Dikomandoi Bupati Dodi Reza, Nakes Lansia di Muba Mulai Divaksin

Pengasuh Ma’had Asy-Syakiroh 2 YLPI Butet Pesantren Cirebon ini juga menyampaikan, bahwa dalam era 4.0 berbagai peluang harus didapatkan oleh para santri.

“Santri itu harus PD (Percaya Diri), kita harus yakin terhadap peluang ini, nanti goalnya menjadikan dokter ya santri, arsitek ya santri, wirausaha santri, politisi santri, dan berbagai profesi lainnya itu harus ada santri,” ujarnya.

Alumni MA Development and Governance, Institute of Political Science University of Duisburg-Essen, Germany ini juga berharap kepada para santri untuk terus mencintai Indonesia, terus menjaga serta mampu untuk membanggakan Indonesia.

“Suatu kebanggaan kepada Negara Republik Indonesia juga kewajiban para santri. Indonsia kita ini memiliki ribuan pulau, berbagai suku bangsa namun tetap dalam satu bingkai yaitu NKRI,” harapnya.

“Selain memiliki Nasionaliame yang kuat, kita juga harus terus mempertahankan kekhasan dan budaya lokal masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga :   Jelang Ramadhan TPID Sumsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Dalam Kondisi Aman

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD OKU Timur, Rio Susanto juga mengungkapkan rasa bahagiahnya atas kehadiran Gus Abe di Kabupaten OKU Timur.

“Kita patut bahagiah dan bangga, Gus Abe ini bisa menjadi contoh santri bahwa belajar di pesantren tidak menghalangi untuk dapat berkarya. Bahkan bisa keluar negeri. Karena santri memiliki nilai plus, selain mengasai ilmu agama juga ilmu umum,” ungkapnya.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja OKU Timur, Drs. H. Tasdik berharap kehadiran Gus Abe mendorong kemajuan para santri.

“Yang pastinya rasa syukur dan terima kasih kami ungkapkan kepada bapak Abdullah Syukri, semoga apa yang kita sampaikan pada hari ini dapat tersampaikan juga kepada bapak Presiden Republik Indonesia,” harapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, ratusan santri dan disambut langaung oleh pengasuh ponpes Nurul Huda yang juga ketua PWNU Sumsel KH Affandi. (WrC)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button