Griya Literasi

Herman Deru Apresiasi RSUD Siti Fatimah  Jadi RS Pendidikan UNSRI

Sabtu, 29 Feb 2020 21:53 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Rumah Sakit Umum Daerah Siti Fatimah segera menjadi rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, RSUD Siti Fatimah dianggap sebagai rumah sakit yang memiliki fasilitas dan peralatan yang lengkap untuk dimanfaatkan dalam pelayanan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE saat audiensi langsung bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Ruang Rapat Griya Agung, Jumat  (28/2) malam.

Mendengar hal tersebut, sontak saja membuat Gubernur Sumsel H. Herman Deru berdecak bangga dan mengucapkan terimakasih atas inisiasi Rektor Unsri dan jajarannya untuk menjadikan RSUD Siti Fatimah menjadu Rumah Sakit pendidikan, terlebih nantinya lokasi RSUD Siti Fatimah berdekatan langsung dengan gedung baru Fakultas Kedokteran Unsri.

“Saya sambut dengan kalimat terimakasih, Saya merasa bahagia dan bangga jika ini dapat segeraterlaksana. Terobosan yang luar biasa, untuk melancarkan apa yang menjadi obsesi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel agar Sumsel Maju untuk Semua,” tuturnya.

Ia juga menghimbau untuk time scedhule administrasi, dimana hal tersebut menjadi acuan untuk segera beroperasinya RS pendidikan yang dimaksud.

“Gunakan momentum ini dengan baik, harus ada Time shedule administrasi. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pengoperasian RSUD Siti Fatimah untuk menjadi Rumah Sakit Pendidikan dengan ini resmi Saya izinkan,” tuturnya.

Sementara Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE menambahkan,  Dengan kehadiran peserta didik di RSUD Siti Fatimah, dan keberadaan dosen pembimbing yang merupakan tenaga ahli di bidangnya, maka akan dapat melakukan pelayanan yang sesuai dengan keahlian bidang masing-masing.

“Selain itu RSUD Siti Fatimah terakreditasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan, RSUD Siti Fatimah merupakan rumah sakit daerah yang menjadi rujukan pertama, sehingga diharapkan jumlah dan variasi kasus yang sesuai dengan pendidikan profesi dokter dan prodi kesehatan lainnya,” tambahnya. (Ril/Al)

Cak_In

Cak_In

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIX
    Majalah Independen Edisi LVIII

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode