Griya Literasi
Pemkot

Hotman Paris Usulkan Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen untuk Kasus Vina Cirebon

Rabu, 12 Jun 2024 06:14 3 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen — Hotman Paris Hutapea, pengacara kondang yang juga dikenal sebagai pengacara selebriti, tidak terima ketika tim Hotman 911 yang dipimpinnya dikritik memiliki kinerja yang kurang memuaskan. Dalam sebuah langkah yang dramatis dan penuh tekad, Hotman mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Pencari Fakta Independen guna menyelidiki kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon yang telah mengambang selama delapan tahun.

Usulan ini disampaikan Hotman melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram terverifikasinya pada Senin, 10 Juni 2024. Dalam video tersebut, Hotman menjelaskan bahwa Tim Pencari Fakta Independen ini akan bekerja dalam jangka waktu tertentu dan hasil investigasinya akan diserahkan kepada penyidik, dengan harapan dapat memberikan titik terang pada kasus yang hingga kini belum terselesaikan.

“Dan sekarang saya mengusulkan lagi agar Jokowi, Bapak Presiden, membentuk Tim Pencari Fakta untuk diserahkan kepada penyidik. Sebaiknya penyidikannya ditunda dulu,” kata Hotman dalam video tersebut.

Hotman Paris menyarankan agar Tim Pencari Fakta Independen ini terdiri dari para profesor universitas yang kompeten untuk mengungkap kejadian dari tahun 2016 hingga saat ini. Ia yakin bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh para akademisi ini dapat memberikan sudut pandang yang objektif dan ilmiah terhadap kasus tersebut.

Tim Pencari Fakta Independen dari para profesor universitas untuk membongkar kejadian 2016 sampai sekarang. Baru sesudah itu diserahkan ke penyidik,” ungkap Hotman dengan penuh keyakinan.

Usulan ini muncul setelah kasus Vina Cirebon kembali menjadi sorotan publik, berkat film “Vina: Sebelum 7 Hari” yang sukses besar dengan jumlah penonton mencapai lima juta orang. Kasus ini mencuat kembali dan memicu perbincangan luas tentang keadilan dan penegakan hukum di Indonesia.

Sebelumnya, pada Sabtu, 8 Juni 2024, Hotman Paris telah mengajukan dua usulan kepada Presiden Jokowi. Pertama, ia memohon agar dibentuk komite khusus untuk mendalami kasus Vina Cirebon. Kedua, ia meminta agar pelimpahan kasus tersebut ke Kejaksaan ditunda. Menurutnya, jika proses penyidikan berlangsung saat ini, dikhawatirkan hanya Pegi, salah satu tersangka, yang akan divonis, sementara kasus lainnya tetap mengambang.

“Karena kalau proses penyidikan berlangsung sekarang, paling-paling hanya Pegi yang jadi divonis. Case closed,” ujar Hotman yang memiliki 9 juta pengikut di Instagram.

Diberitakan sebelumnya, pada Mei 2024, Presiden Jokowi saat ditemui di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, telah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengawal kasus pembunuhan Vina Cirebon dan memastikan penyelidikannya dilakukan secara transparan. Presiden menegaskan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam penanganan kasus ini.

“Tanyakan kepada Kapolri. Saya sudah menyampaikan agar kasus itu betul-betul dikawal dan transparan, terbuka semuanya. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Kalau ada. Ya,” jelas Jokowi, mengutip Liputan6.com.

Dengan usulan pembentukan Tim Pencari Fakta Independen ini, diharapkan kasus Vina Cirebon yang telah lama tertunda dapat segera menemukan titik terang dan keadilan yang selama ini dicari dapat terwujud.(umi)

Laporan: Sri Jumiarti

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode