Griya Literasi
Pemkot

Jelang Puncak Haji, PPIH Kloter 14 Palembang Visitasi Kamar Jemaah Calon Haji

Selasa, 11 Jun 2024 16:36 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Jelang puncak Haji Wukuf di Arafah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter 14 Palembang, lakukan Visitasi ke kamar para Jemaah calon Haji yang tergabung dalam kloter 14 embarkasi Palembang.

Visitasi bertujuan untuk lakukan screening kesehatan pada Jemaah calon Haji, khususnya Jemaah Haji lansia dan beresiko tinggi. Sebab pelaksanaan puncak Haji Wukuf di Arafah tinggal hitungan hari saja yakni tepat pada 15 Juni 2024.

“Hari ini kami Visitasi ke kamar-kamar Jemaah, untuk lakukan pengecekan kesehatan mereka, sekaligus menjaring Jemaah Haji lansia dan beresiko tinggi yang akan masuk kedalam kategori Jemaah Murur,” ujar Ketua Kloter 14 Palembang, Khairul Saleh SAg MM melalui pesan WhatsApp, Selasa (11/6/2024).

Sebelumnya, sambung Khairul Saleh, PPIH Kloter 14 Palembang yang terdiri dari satu Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), satu orang Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yakni satu orang dokter serta dua perawat, telah lakukan peninjauan terhadap lokasi wukuf di Arofah dengan dilanjutkan ke Muzdalifah dan Mina.

Tidak hanya itu saja, pihaknya selaku petugas kloter juga sudah mengajak para pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang tergabung dalam kloter 14, untuk mengatur penempatan jamaah pada saat di tenda Arafah dan Mina nantinya. Kloter 14 Palembang membawahi 445 Jemaah yang terdiri dari KBIH As-Salam, KBIH Miftahussalam, KBIH Ashofa dan Jemaah Haji mandiri.

“Kami juga menyusun siapa-siapa saja yang akan bertanggungjawab terhadap tugasnya, seperti bertugas pada saat wukuf, baik itu imam sholat, khotib, khutbah wukuf, dan yang memimpin zikir,” jelas Khairul.

Khairul juga terus mengingatkan kepada Jemaah calon Haji kloter 14 embarkasi Palembang, agar tetap menjaga kesehatan dan menyarankan untuk menahan diri dalam melaksanakan aktifitas ibadah ke Masjidil Harom. Mengingat jaraknya pemondokan (penginapan) cukup jauh sekitar 2 kilometer.

“Sementara cukup melaksanakan aktifitas ibadah di musholla pemondokan, atau masjid terdekat diseberang jalan tempat pemondokan saja. Tentang kesehatan Jemaah Haji Lahat, alhamdulillah juga dalam kondisi baik, meski ada beberapa yang konfirmasi kurang fit tapi itu terjadi pada Jemaah yang resiko tinggi,” sampainya. (via)

Laporan: Via
Editor: Syaidina Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode