Griya Literasi
Pemkot

Kaca Meja Pecah, Kepala Dinas Muratara Diduga Marah saat Hendak Diwawancarai

Sabtu, 18 Mei 2024 21:26 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Sungguh pilu kejadian yang menimpa salah satu Wartawan Musi Rawas Utara (Murata) yang ingin berkunjung malah kejadiannya diluar dugaan tiba tiba saat Wartawan sedang duduk di ruang tamu tanpadiduga Kepala Dinas memukul meja sehingga memecahkan kaca meja, diduga Tidak terima di wawancarai oleh Wartawan.

Hal ini terjadi di Dinas Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Muratara pada hari senin tgl 13 mei 2024 sekira pukul 10 wib,saat itu awk Media LTV dan rekan datang berkunjung ke Dinas koperasi komplek perkantoran Pemkab Muratara dengan tujuan untuk meminta keterangan dan ingin mewancarai langsung Kepala Dinas terkait tentang kegiatan kegiatan fisik tahun anggaran 2023/2024.

Tujuan kedatangan Wartawan ingin mengkonfirmasi agar pemberitaannya berimbang,namun yang terjadi saat kunjungan itu Wartawan mendapat penghinaan seolah olah tugas Wartawan ini tidak benar padahal tugas seorang jurnalis tugas yang paling mulia dimana sudah di atur dalam undang undang tentang pers UU 40 BAB ll pasal 2. Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip -prinsip demokrasi, keadilan,dan supremasi hukum.

Dijelaskan juga di pasal pasal 4 ayat (1 ),pasal 4 ayat ( 3 ) ,pasal 6 hurup a. hurup b, hurup c, hurup d, hurup e, dan pasal 8, berbunyi dimana dalam melaksanakan profesinya Wartawan mendapat perlindungan hukum.

Wartawan Media mabesnews datang tidak sendirian didampingi oleh rekan media nasional cakrawala Asr, dan juga ketua LSM KCBI, Kabupaten Muratara.

“Dalam kunjungan itu kita di perlakukan dengan kasar oleh Kepala Dinas tanpa kita sadari Kepala Dinas memukul meja sehingga pecah entah apa yang dia permaslahkan dengan kita, saya tidak tahu,” ujarnya.

Lebih lanjut, di sampaikan kabiro media Mabesnews.com yang seharusnya sebagai pejabat publik tidak wajar melakukan hal itu, pejabat publik tidak boleh menghalang- halangi tugas jurnalis, pejabat publik harus terbuka tidak ada yang harus di tutupi, pejabat publik harus menggedepan kan undang undang Nomor 14 tahun 2008 tentang informasi keterbukaan publik.

Pengguna Informasi Publik wajib mencantumkan sumber dari mana ia memperoleh Informasi Publik, baik yang digunakan untuk kepentingan sendiri maupun untuk keperluan publikasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Deni)

Laporan: Deni
Editor: Syaidina Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode