Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlineKesehatanPemerintah Daerah

Kolaborasi Multi Sektor Lawan Covid-19

Sumsel Independen – Kolaborasi multi sektor diterapkan pemerintah kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam penanganan Covid-19 di daerah serasan sekate. Hal ini ditegaskan bupati Muba, Dr Dodi Reza Alex saat menerima kunjungan panitia khusus (pansus) 1 DPRD Provinsi di ruang rapat Pemkab Muba, Rabu (22/4).

“Kita melibatkan semua sektor, Polres, Kodim, PKK, PMI, Baznas, Darmawanita dan tentu masyarakat Muba,” kata Dodi didampingi Sekda dan jajaran pemerintahan Muba.

Dikatakan, recofusing/relokasi anggaran penanggulangan dan penanganan wabah covid-19 sebesar Rp 500 M. Rinciannya dari alokasi anggaran melalui Perkada sumber APBD induk 2020 Rp 137 M dan 362 dari APBD perubahan.

“Anggaran tersebut diperuntukan tiga bidang, meliputi penanggulangan dan pencegahan penyakit, jaring pengaman sosial serta dampak ekonomi ditimbulkan covid-19,” kata Dodi.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan kepada pansus beberapa kebutuhan Muba, diantaranya bantuan operasional posko perbatasan, mobil dapur umum, ventilator, rapid tes, APD, masker bedah, masker N-95,

Baca Juga :   Rachel Oberto, Mahasiswa Bina Darma Asal Amerika Serikat Ini Tuntaskan S1 Pendidikan Prodi Bahasa Indonesia

Biological safety cabinet, obat -obatan sseperti oseltamilfir dan Azitromixin.

“Kami pun tetap butuh bantuan, baik dari provinsi maupun pusat, hasil pansus ini kami berharap jadi rekomendasi yang bisa mengikat,” ungkapnnya.

Ketua DPRD Sumsel yang juga koordinator Pansus 1, Hj RA Anita Noeringjati MH menerangkan apa yang dijelaskan oleh bupati Muba dapat dijadikan masukan kepada Pemprov Sumsel.

“Karena dampak covid-19 ini tidak hanya pada aspek kesehatan, tapi juga aspek ekonomi dan keamanan,” ungkapnya.

Anita mengapresiasi langkah yang dilakukan bupati Muba dalam penganganan Covid tersebut, terutama daerah perbatasan seperti Muba, sebagai akses keluar masuk provinsi.

“Daerah perbatasan menjadi perhatian, kami juga telah mengunjungi OKI menanyakan hal ini. Juga menjadi perbandingan masukan bagi kami untuk pemerintah kabupaten/kota lainnya,” ulasnya.

Ketua Pansus 1 DPRD Sumsel, Dr Budiarto Marsul menjelaskan, kunjungan kerja ini dalam rangka meneliti dan membahs LKPJ Gubernur tahun 2019 meliputi apa saja bantuan dari pemprov selama 2019 dan bagaimana pelaksaannanya di lapangan.

Baca Juga :   Sharing Demi Kemajuan Muba, Pj Bupati Apriyadi Sambangi Markas Graha Pena

Tidak hanya itu, sehubungan dengan pelaksanaan penanganan pendemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah dari berbagai aspek, regulasi, mitigasi bencana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Apabila ada hal yang diperlukan di Pemprov di akan datang khususnya  tahun 2021 yang sudah kita mulai bahas kita koordinasikan,” tukasnya.

Pada kesempatan menerima kunjungan kerja DPRD Provinsi Sumatera Selatan tersebut juga didampingi Jajaran Satuan Gugus Tuga Percepatan Penanganan Covid-19 Ketua DPRD Muba Sugondo, Kapolres Muba AKBP Yudi Surya Markus Pinem, perwakilan Dandim 0401, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala Bappeda Ir Zulfakar, Kepala Dinkes dr Azmi Dariusmansyah MARS, kepala BPKAD Mirwan Susanto SE MM, Plt Kepala BPBD Indita Purnama SSos MSi, dan turut dihadiri Ketua Pansus 1 DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dr Budiarto Masrul, Wakil ketua pansus 1 DPRD Dr Ahmad Firdaus Ishak SE MSi, Anggota Antoni Yuzar SH MH, Dedi Sipriyanto Skom MM, Chairul S Matdiah SH,Hj Sumiati SH MM, H Saifudin Aswari Rivai SE, Drs Tamrin MSi, Lia Anggraini SH, H Nawawi SH, H Kartak SAS SE, Herman, Ahmad Toha SPdi MSi, serta H Juanda Hanafiah SH MM. (Ril/Al)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button