Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlinePemerintah Daerah

Komisi II Cecar PD Pasar Terkait Kontribusi PAD

Sumsel Independen– Komisi II DPRD Palembang mencecar PD Pasar Palembang Jaya dengan sejumlah pertanyaan terkait kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan  Senin (17/12).

Anggota komisi II DPRD Palembang Abdullah Taufik mengawali pertanyaannya kepada Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal yang telah mengeluarkan pernyataan bahwa PD pasar tidak memberikan kontribusi pada PAD pada pemkot Palembang.

“Seharusnya sebagai BUMD orientasinya jelas adalah keuntungan untuk PAD,” kata Taufik.

Dalam rapat tersebut, Taufik mengingatkan bahwa banyak cara untuk meningkatkan PAD salah satunya e retribusi yang diterapkan langsung ke bank Sumsel Babel sehingga terjadilah transparansi. “Tadi juga dijelaskan Dirut PD pasar  akan merevisi Perda dan perwali untuk Setoran Pasar tradisional perbulan, sehingga kontribusi dari pasar akan semakin besar,” tambah Taufik usai RDP.

Baca Juga :   Pemkab Muba Bersama Forkopimda Totalitas Persiapan dan Distribusi Vaksinasi COVID-19

Diketahui sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal menyatakan, pihaknya memang tidak memberikan setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Beberapa tahun ini perusahaan tidak pernah minta penyertaan modal. Jadi wajar kami tidak pernah berikan PAD, berbeda dengan perusahaan lain seperti SP2J mereka menyumbang PAD Rp200 juta tahun ini, tapi mereka juga minta dengan pemkot Rp20 miliar. Terus PDAM juga minta dengan pemkot,” ungkap Rizal. (Red)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button