Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlinePolitik

Mendadak Musda Golkar Sumsel Ditunda, Ada Apa?

Sumsel Independen – Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golongan Karya Sumsel dikabarkan ditunda. Awalnya, Musda dijadwalkan berlangsung 29 Februari-1 Maret, ditunda jadi tanggal 4-5 Maret mendatang.

Ketua Steering Commitee (SC) RA Hj Anita Noeringhati, SH, MH memastikan mundurnya Musda inj murni karena permasalahan administratif semata. “Bukan karena persoalan lain, dan itu tertuang di dalam surat DPP Partai Golkar No.46/Golkar/II/2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal,” kata Anita kepada wartawan di DPD I Golkar Sumsel, Jum’at (28/2).

Dikatakan ketua DPRD Sumsel ini, penundaan karena adanya masalah petunjuk pelaksanaannya. Dimana, sempat dipertanyakan soal surat edaran DPP Partai Golkar No.Juklak-2/DPP/Golkar/II/2020 tentang musyawarah-musyawarah dan rapat-rapat Partai Golkar. Yang merupakan perubahan atas No.Juklak-5/DPP//Golkar/II/2016. Di juklak 2 ada masalah sunbstantif soal jumlah hak suara sebanyak 32 suara bukan 23 suara. Karena masing-masing organisasi sayap disana tertulis masing-masing punya hak satu suara.

Baca Juga :   Kerjasama Dengan IKA FISIP Unsri, Lakpesdam NU Sukses Gelar Bedah Buku Intelijen Santri

“Tapi setelah hal ini kita pertanyakan langsung ke DPP yang merevisi hak suara di juklak 2 pada pasal 35 dan kembali kepada hak suara untuk organisasi sayap yang mendirikan dan yang didirikan hanya satu suara. Artinya jumlah suara yang bakal diperebutkan tetap 23 suara bukan 32 suara,” urai Anita.

Sementara hingga batas akhir pendaftaran hanya ada dua calon yang mengambil formulir. Yakni Dr H Dodi Reza Alex (Bupati Musi Banyuasin) dan Andie Dhinialdie (anggota DPRD Sumsel dari Fraksi Partai Golkar dan Ketua DPD AMPI Sumsel).

“Sampai dengan pukul 16.00 WIB tadi baru dua nama itu yang mengambil formulir. Keduanya yang memandatkan pengambilan formulir telah dilakukan kemarin,” tambah Wakil Ketua SC Musda X Partai Golkar Sumsel, Jamratul.

Panitia akan menggelar rapat terlebih dulu untuk menentukan apakah pendaftaran ditutup atau diperpanjang. Karena mengacu yang tertuang di dalam AD/ART partai disebutkan masa pendaftaran dan pengambilan formulir dilaksanakan pada H-3 sebelum digelarnya Musda. Artinya kalau merujuk aturan itu harusnya pendaftaran baru dimulai 1-3 Maret. (Ril/Al)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button