Griya Literasi
Pemkot

Minta DPP PPP Introspeksi, PC GMPI Kota Palembang Dukung Penuh Muktamar Nasional

Senin, 3 Jun 2024 23:53 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Pimpinan Cabang (PC) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) kota Palembang melalui Sekretaris PC GMPI kota Palembang, Benny Octaviant, S.I.P ungkapkan kekecewaannya terkait tidak lolosnya Partai PPP di Parlemen pada pesta demokrasi Pileg Februari 2024 lalu.

Bukan tanpa alasan, Sektretaris dari salah satu sayap Partai yang cukup tua tersebut juga menyebut bahwa seluruh kader PPP dinilai sudah sangat maksimal dan telah berjuang penuh untuk kemenangan. “Tapi Partai PPP malahan tak lolos Parlemen, itulah yang sangat kami sayangkan,” kata Benny kepada awak media, Senin (03/06).

Disampaikan Benny, kurangnya persiapan DPP PPP dalam menghadapi Pemilu serta seringnya konflik intern yang sering dipertontonkan oleh para petinggi partai berlogo Ka’bah ini kerap kali membuat kader muda GMPI gerah melihat perilaku yang dinilai tak patut dicontoh, apalagi dengan mencabut kewenangan Agus Sutikno sebagai Ketua DPW PPP Sumsel.

“Langkah-langkah DPP dalam menyelamatkan marwah partai yang selama ini kami rasa untuk memperjuangkan amanat umat ternyata salah besar. Kebijakan DPP itu sangat penting memperhatikan akar rumput, jadi dampaknya sangat berpengaruh dengan kami yang di daerah ini,” tegas Benny.

Masih dikatakan Benny, meskipun pihaknya kedepan akan di usir dari PPP atas aspirasi yang telah disampaikan, pihaknya menyatakan akan tetap berjuang meskipun diluar struktur.

“Semua ini merupakan bentuk kecintaan kami kepada partai pertama yang kami naungi. Perjuangan LBH DPP yang tidak matang dan terkesan main-main serta asal asalan dengan apa yang diperjuangkan di MK menambah ketidakpercayaan kami kepada kepengurusan DPP saat ini,” ucapnya.

Melalui kekecewaan tersebut, PC GMPI kota Palembang menyatakan siap mendukung penuh muktamar nasional serta meminta internal Partai PPP untuk dapat segera diperbaiki guna mengembalikan keutuhan marwah partai.

“Dan kami menuntut DPP untuk segera intropeksi diri, mengevaluasi juga dengan apa yang terjadi, sehingga dorongan untuk penyegaran kepengurusan harus segera di lakukan dengan cara mukhtamar luar biasa,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya dilansir dari newsdetik.com, Hakim MK Arief Hidayat yang memimpin jalannya sidang sempat berkelakar PPP belum lolos parlemen versi KPU lantaran tidak ada politikus senior Arsul Sani di sana.

Arsul Sani diketahui saat ini menjabat sebagai hakim MK. Sebelum menjadi hakim konstitusi, Arsul Sani adalah Wakil Ketua MPR yang juga politisi PPP. (WrC)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode