HeadlinePemerintah Daerah

OKU Timur Siap Menjadi Contoh Agro solution

Sumsel Independen – Kabupaten OKU Timur akan menjadi Agro Sulotion Pertanian Program Kementrian Pertanian Republik Indonesia pertama di Provinsi Sumatra Selatan sebesar 245 hektar, dimana saprodi akan di siapkan Melalui Kerdit Usaha Rakyat oleh Bank Sumsel hal ini terungkap dalam Audensi Kepala Dinas Pertanian, Tim Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian OKU Timur, Rabu(24/3/202) di Rumah Dinas Camat Belitang

Bupati Ogan Komering Ulu Timur H Lanosin Hamzah ST, mengungkapkan “Agro Sulotion merupakan pertama di Sumsel dan ini merupakan tindak lanjut surat Pemerintah OKU Timur kepada Gubernur Sumatra Selatan,”jelasnya

“Kedua Dinas Pertanian Provinsi meminta untuk data luas pertanian di Kabupaten OKU Timur kemudian juga membahas kerangka Sempel area untuk melakukan pembinaan oleh PPL sebanyak 149 titik sempel, “imbuhnya

Bupati juga meminta untuk kelompok tani masuk dalam Simultan tujuannya agar terpantau kelompok tani mana saja yang sudah masuk kedalam simultan tersebut di samping itu juga di harapkan Kabupaten OKU Timur mandiri pengadaan benih untuk Kabupaten Oku Timur, OKU Selatan dan Kabupeten OKU, lebih kurang saat ini di butuhkan Bibit sebanyak 6000 ton.

Baca Juga :   Sepanjang 2020, Pemkab Muba Sepakati 36 Kerjasama Daerah

“Saat ini untuk OKU Timur saja di butuhkan 4150 Ton sisanya dibutuhkan oleh kabupaten OKU dan OKU Selatan, di harapkan adanya Peran Provinsi untuk permasalah pergudangan dan masalah yang lain lainnya” Ungkapnya

Bupati juga berharap Pemerintah Pusat membantu alat operasional untuk pertanian, pemerintah juga akan penyiapan benih yang akan di bagikan ke masyarakat,”ungkapnya

“Direncanakan kedepannya akan Panen Raya yang di hadiri oleh Mentri Pertanian Republik Indonesia Dr H Syahril Yasin Linpo SH di harapkan Adanya Kebijakan untuk penyerapan hasil panen untuk masyarakat OKU Timur,”tegasnya.

Bupati mengucapkan alhamdulilah bahwa terkait surat Kepada Gubernur Sumsel mendapatkan respon positif dari Gubernur Sumatra Selatan dan juga pihak Kementrian Pertanian Republik Indonesia,” pungkasnya. (Jodi)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button