Griya Literasi
Pemkot

Panggung Konser Tangerang Lentera Festival Dibakar, Ini Penyebabnya

Senin, 24 Jun 2024 16:36 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Kejadian mengejutkan terjadi pada Minggu malam (23/6) di Lapangan Sepak Bola Desa Sukadiri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Ribuan penonton yang telah lama menantikan konser bertajuk “Tangerang Lentera Festival (TLF)” meluapkan kekecewaan mereka dengan membakar panggung besar setelah mengetahui konser yang dijanjikan batal dilaksanakan. Insiden ini bermula sekitar pukul 19.30 WIB dan segera menjadi kerusuhan besar yang menghebohkan.

Konser yang seharusnya menampilkan band koplo populer seperti Feel Koplo, Guyon Waton, dan Ndx Axa, tidak jadi digelar. Kekecewaan penonton memuncak setelah mengetahui bahwa panitia konser dilaporkan membawa kabur uang tiket tanpa memberikan penjelasan resmi. Menurut sumber dari Pojok Satu, ribuan penonton yang sudah membayar tiket seharga Rp 135.000,- melalui online sejak lima bulan lalu, merasa tertipu dan marah besar ketika menyadari konser tidak akan berlangsung.

Rahmat, seorang pengunjung dari Tigaraksa yang datang bersama enam rekannya, memberikan keterangan langsung di lokasi kejadian.

“Kerusuhan dimulai dengan kegaduhan dan teriakan beberapa orang. Dalam waktu singkat, panggung sudah terbakar,” ujarnya.

Situasi semakin kacau ketika para penonton yang merasa ditipu mulai menghancurkan fasilitas yang ada di lokasi konser. Pemilik panggung, yang mencoba menghalangi amukan penonton, juga mengalami kerugian besar. “Pihak vendor pengadaan panggung belum dibayar oleh panitia,” kata pemilik panggung yang enggan disebutkan namanya. Ia menyatakan bahwa kerusuhan ini berdampak besar pada bisnisnya, mengingat kerusakan yang terjadi cukup parah.

Identitas Ketua Pelaksana dari Konser Tangerang Lentera Festival (TLF) diduga telah beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp. Pasca kerusuhan, sebuah surat pernyataan dari ketua pelaksana konser tersebar luas, yang hanya menambah kegelisahan di kalangan masyarakat. Dalam surat tersebut, ketua pelaksana mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai tindakan yang akan diambil untuk mengatasi situasi ini. (Ali)


Editor: Syaidina Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode