Griya Literasi

Posisi Kepala Sekolah Aman, yang Lain “Urung” Jadi Pejabat

Rabu, 24 Apr 2024 19:59 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Pemerintah Kabupaten OKU Selatan secara resmi mencabut kembali untuk Minut dan SK terkait Pelantikan pejabat Struktural di lingkungan Pemkab OKU Selatan yang telah dilaksanakan pada Tanggal 22 Maret 2024 lalu.

Ini artinya Pelantikan yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Maret tersebut dibatalkan.

Pejabat Struktural yang telah dilantik mulai hari ini Rabu (24/4/2024) diwajibkan untuk kembali ke posisi semula tempat sebelum mereka dilantik.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Selatan, M. Rahmatullah, saat Press Release bersama media yang berlangsung di teras kantor Bupati OKU Selatan, seusai melaksanakan rapat bersama para OPD yang ada dilingkungan kerja Pemkab OKU Selatan.

“Pencabutan atau Pembatalan Pelantikan para pejabat struktural tangga 22 Maret karena adanya SE dari Kemendagri tentang larangan melakukan pelantikan bagi daerah yang akan melangsungkan Pilkada Tahun 2024,” terang Sekda.

“Karena ada Surat Edaran (SE) dari Kemendagri jadi pelantikan kemarin (tanggal 22 Maret) dibatalkan,” tegasnya.

Sekda menuturkan pembatalan pelantikan yang dilakukan oleh Pemkab OKU Selatan hari ini bukan keinginan dari Pemkab setempat tapi karena ada SE dari Kemendagri. Dan pihak Pemkab telah pernah melakukan koordinasi ke Mendagri hasilnya tetap dibatalkan.

“Mulai besok pejabat yang telah dilantik kemarin pada tanggal 22 Maret harus kembali kepada posisi sebelum dilantik.
Pembatalan ini berlaku tanpa ada pengecualian seperti posisi jabatan yang kosong sebelumnya,” jelas Sekda OKU Selatan menambahkan.

Para pejabat struktural yang telah dilantik diminta untuk kembali ke posisi semula sebelum pelantikan, tanpa pengecualian. Namun, posisi jabatan Kepala Sekolah dijamin tetap aman, karena pada tanggal 22 Maret, Kepala Sekolah hanya menghadiri acara penyerahan Surat Keputusan (SK) dan arahan dari Bupati OKU Selatan, bukan dilantik.

“Dan Jabatan Kepala Sekolah sebenarnya bukanlah jabatan tapi hanya berupa tugas tambahan,” jelas Sekda OKU Selatan didampingi Kepala BKPSDM Eva Nirwana, Asisten 1 Joni Rafles dan Asisten 3 Herman Azedi saat Press Release.

Keputusan pembatalan pelantikan terhadap para pejabat struktural dilingkungan Pemkab OKU Selatan pada tanggal 22 Maret lalu mendapat tanggapan dari sebagian masyarakat.

Tanggapan masyarakat, termasuk dari Ketua IWO Indonesia Kabupaten OKU Selatan, Irawan, menunjukkan kebingungan terkait pembatalan ini, namun mengharapkan agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi Pemkab OKU Selatan untuk lebih teliti di masa mendatang.

“Yang jelas harapannya untuk dijadikan pelajaran kedepan agar terutama Pemkab OKU Selatan lebih teliti lagi,” pungkasnya. (DK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIX
    Majalah Independen Edisi LVIII

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode