Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlineKesehatanPemerintah Daerah

Putuskan Mata Rantai Penularan Covid19, Muba Terus Maksimalkan Pencegahan

Sumsel Independen – Bertempat di Ruang Rapat Guest House Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin hadir bersama ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza dalam Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD 2020 dan Sosialisasi penggunaan masker, cuci tangan, jaga jarak, serta hindari kerumunan untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19 melalui Video Conference di SBP Kemendagri, Senin (10/08/2020).

Dalam webinar ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mensosialisasi dan melakukan diseminasi secara masif terkait protokol kesehatan melalui lomba desa aman Covid-19.

Mendagri Tito juga memberikan arahan perihal lomba desa aman Covid-19 mesti mengikuti standarisasi protokol kesehatan, namun tanpa mengurangi krearifan lokal atau disebut local wisdom dari masing-masing daerah.

Misalnya, lanjut Tito penggunaan media wayang di beberapa daerah tertentu atau tokoh-tokoh agama, ulama dan lain-lain.

Baca Juga :   Aliansi Mahasiswa OKU Timur Serahkan Dana Hasil Donasi Untuk Palestina melalui Baznas

Selanjutnya, Mendagri Tito juga mengakui sosialisasi protokol kesehatan sangat perlu dilakukan lebih all out lagi, lantaran masih banyak warga masyarakat yang masih belum memahami pentingnya disiplin protokol kesehatan melihat tingkat penularan masih terus terjadi.

“Saya banyak menemukan masyarakat tidak menggunakan masker. Kemudian cuci tangan juga belum maksimal, jaga jarak masih terjadi, termasuk juga kerumunan sosial. Sehingga mengakibatkan tingkat penularan masih terus terjadi. Saya mengajak agar seluruh kalangan masyarakat bergotong-royong menjadi mesin penggerak melawan Covid-19, salah satunya melalui pembagian masker,”ucapnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya penggunaan masker untuk menekan laju penyebaran Covid-19, maka dibutuhkan sosialisasi penggunaan masker tidak hanya dari top-down atau pemerintah.

“Jadi, 4 protokol pemakaian masker, cuci tangan, jaga jarak, kerumunan sosial ini meskipun sudah kita lakukan dan saya yakin semua daerah sudah melakukan sosialisasi itu, tetapi belum maksimal, sehingga dibagi pertahap-tahapan,” ujarnya.

Baca Juga :   Pembangunan Jalan Aspal Karet Anggaran Pusat Terealisasi di Muba

Menanggapi hal yang disampaikan Mendagri, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili oleh Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan bahwa Pemkab Muba siap dan akan terus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

” Pemerintah dan seluruh elemen Kabupaten Muba akan bersinergi melakukan langkah-langkah persuasif dan akan diupayakan secara bertahap atau sistematis mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Muba untuk tetap memakai masker dan hindari kerumunan sosial, dan selanjutnya ialah program cuci tangan dan jaga jarak,”ungkapnya.

Senada, Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan pihaknya sangat mendukung program pemerintah dengan terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami TP PKK Muba Siap mendukung dan mensupport Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam melakukan sosialisasi pencegahan secara maksimal,”pungkasnya. (Ril/Al)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button