Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Pemerintah DaerahSosial Kebudayaan

Ratusan Lampion Akan Hiasi Langit Kota Palembang

Sumsel Independen – Dengan merilis 100 even yang akan digelar di tahun 2020 mendatang, Dinas Pariwisata kota Palembang harapkan even tersebut mampu menjadi daya tarik bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani dalam kegiatan Press Conference bersama awak media di toko oleh-oleh Lenggok Palembang.

“Dari 100 even itu, ada 5 tema utama event untuk kalender 2020 yakni Cap Go Meh Event, Ziarah Kubro Islamic Event, 1337 anniversary of Palembang Event, Independence day of Indonesia, dan Sport Tourism event,” kata Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani kepada awak media, Selasa (17/12).

Dirinya menjelaskan, dalam beberapa even tersebut, terdapat juga even terbaru yang bakal digelar, yaitu Sriwijaya Lantern Festival. “Itu akan diadakan di bulan antara Januari dan Februari yang akan menerbangkan ratusan lampion,” jelas Isnaini.

Baca Juga :   Herman Deru  Tetapkan 4 Skala Prioritas Provinsi Sumsel Tahun 2021

Diketahui, dalam kegiatan tersebut nampak hadir juga sejumlah asosiasi pengusaha tempat hiburan, hotel dan restoran, perwakilan komunitas, pelaku serta promotor even organizer dan awak media di Palembang.

Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP), Iqbal Rudianto (Didit)

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP), Iqbal Rudianto yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pariwisata kota Palembang. “Event yang di gelar Dinas Pariwisata Palembang merupakan terobosan yang patut untuk kita apresiasi,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Didit tersebut juga menyampaikan bahwa, dalam mewarnai kalender event pariwisata tahun 2020, keikutsertaan para seniman dan budayawan kota Palembang juga akan masuk dalam kategori wajib.

“Namun, terlepas dari itu, kegiatan ini juga harus dipikirkan secara matang. Inilah yang menjadi Goalnya kedepan, jangan sampai kegiatan-kegiatan tidak tetap sasaran. Dan yang paling penting, identitas kota itu dimana-mana pasti dimulai dari kesenian dan kebudayaannya,” pungkasnya. (wRc)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button