HeadlinePolitik

Rio Susanto Mengingat Hari PETA, Bukan Cuma Hari Valentine pada Tanggal 14 Febuari

Sumsel Independen – Tanggal 14 Februari selalu identik dengan peringatan Valentine terutama bagi generasi muda. Hari Valentine 14 Februari merupakan hari kasih sayang yang diekspresikan melalui berbagai simbol seperti bunga mawar, cokelat, boneka, dan pernak-pernik lainnya berwarna merah muda. Pesta-pesta perayaan Valentine juga marak diadakan menyambut hari istimewa tersebut. Secara resmi dan tradisi 14 Februari diperingati sebagai hari Valentine meskipun di kalender tidak tertulis momen khusus.Minggu(14/2/2021)

Sejenak kita beralih dahulu dari 14 Februari sebagai hari Valentine yang identik dengan kemeriahan dan kegembiraan, mari kita ingat tentang sejarah Pemberontakan PETA di Blitar adalah sebuah peristiwa pemberontakan yang dilakuan sebuah batalion PETA di Blitar yang dipimpin oleh Shodancho Soeprijadi terhadap pasukan Jepang.

“Peristiwa heroik pemberontakan tersebut Kemudian menjadi pelopor pergerakan perlawanan PETA di seluruh tanah air yang dimana puncaknya terjadilah peristiwa Rengasdengklok dan pengibaran bendera merah putih disana pada tanggal 16 Agustus 1945 serta diculiknya Founding Father Bungkarno dan Bung Hatta yang kemudian menjadi inisiator kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945,” ungkap Rio Susanto,SE.MM (14/02/2021).

Baca Juga :   Pekan Depan Diprediksi Pupuk Bersubsidi Masuk OKU Timur

Menurut Rio yang Juga Wakil Ketua DPRD OKU Timur, hari bersejarah 14 Februari ini perlu diperingati sebagai hari besar nasional. Pasalnya pemberontakan PETA di Blitar merupakan salah  peristiwa yang menggelorakan semangat seluruh bangsa Indonesia untuk mencintai tanah air Indonesia dan lepas dari penjajahan.

Cinta bukan hanya disampaikan melalui kata-kata tetapi membutuhkan bukti melalui perilaku. Cinta juga bukan hanya sebatas kepada pasangan atau terhadap seseorang tetapi juga kepada tanah air.

Pemberontakan PETA 14 Februari 1945 adalah perjuangan cinta terhadap tanah air. Sekarang memang bukan lagi masa revolusi yang berjuang sebagai wujud cinta tanah air melalui angkat senjata, namun perjuangan sebagai bukti cinta tanah air melalui berbagai bidang kehidupan diantaranya dimasa Pandemi mari Kita Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan yaitu 3M Tutup Rio Susanto. (Jodi)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button