Himbauan Vaksin Booster

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
Pemerintah DaerahSosial Kebudayaan

Sumpah Pemuda Sebagai Cermin Para Pemuda dalam Perannya

Sumsel Independen – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Suparman Romans memaknai hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober sebagai suatu kesetiaan dalam menjaga bangsa Indonesia.

“Ini harusnya kita warisi jangan sampai bergeser. Dengan komitmen ini yang bisa mendahulukan intergrasi bangsa,” kata Suparman Romans, Rabu (28/10) kemarin.

“Kehilangan rasa nasionalisme justru kita ada kecendrungan lebih mengorientasi budaya luar. Yang semestinya tidak memahami filosofi hidup bangsa indonesia,” tambahnya.

Suparman Romans juga menuturkan, untuk pemuda Indonesia khususnya pemuda Sumsel satu kata yaitu Bersatu.

“Kita harus menghargai dan menerima ataupun lainnya. Perbedaan yang merupakan rahmad dari yang maha kuasa kita harus terima sebagai anugerah bukan sebagai alasan kita untuk terpecah belah. Karena kalau komitmen kita ini terpecah belah. Saya kira perbedaan perbedaan itu saya rasa akan kita carikan solusi. Untuk kita bisa mengambil sebuah kesepakatan kemupakatan pemuda Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :   Panitia Kurban Bayung Lencir Borong Kontainer Pelepah Pinang

Ia berpesan kepada pemuda jangan sampai terprovokasi. Jangan sampai menjadi objek dan kepentingan pribadi. Karena pemuda adalah benteng bangsa. “Sumpah pemuda ini adalah sebagai cermin pemuda kita ini harus berposisi mengambil peran apa. Harus mengambil peran setrategis karena kita ada agen agen pembangunan. Kita adalah agen reformasi yang tentu ini harus menjadi garda terdepan didalam pembangunan daerah dan bangsa ini.

Sementara itu Ketua Umum Kawan Milenial Sumsel Muhammad Adi menuturkan, Hari ini Kita bikin acara lomba Orasi dan bentuk diskusi, kenapa kita bikin lomba ini karena untuk menggali potensi dari mahasiswa terutama bidang public speaking.

“Hari ini pemuda pecah,karena aspirasi kawan terserap dan minat bakat tersalurkan,selain itu juga mendapatkan pencerahan dari nara sumber,” singkatnya. (Putra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button