Himbauan Vaksin Booster

Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlinePemerintah Daerah

Target Tembus Rp22 Miliar dari WP di Muba

Bayar Pajak di Muba Lebih Gampang

Sumsel Independen – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Muba dari berbagai sektor.

Kali ini, Pemkab Muba melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menargetkan di tahun 2022 ini Kabupaten Muba bisa tembus Rp22 Miliar dari memungut pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Kalau melihat luas wilayah tentu target Rp22 Miliar itu tidak relevan, karena Muba memiliki luas 1,4 juta hektar tentu bisa meraup ratusan miliar dari Wajib Pajak (WP) yang ada di Muba, tetapi kita pasang target yang sesuai dengan data yang telah kita kantongi,” ungkap Pj Bupati H. Apriyadi Mahmud di sela Launching Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Melalui Brilink dan Brimo Oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sekayu Tahun 2022 di Halaman Kantor Lurah Babat Kecamatan Babat Toman, Selasa (8/11/2022).

Baca Juga :   Sebulan Pelaksanaan PTM di Muba Zero COVID-19 Cluster Anak Sekolah, DRA Imbau Tetap Prokes Ketat

Menurutnya, tidak ada alasan lagi untuk tidak membayar PBB dengan kemudahan-kemudahan yang telah difasilitasi, terutama dengan inovasi yang direalisasikan atas kerjasama BPPRD dengan BRI Sekayu.

“Dengan inovasi ini bayar pajak di Muba lebih gampang, bisa lewat handphone dan mitra agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Muba,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPPRD Muba Haryadi Karim menyebutkan dengan kerjasama inovasi tersebut pihaknya optimis kesadaran untuk membayar pajak dari WP bisa lebih meningkat.

“Harapan kita juga transaksi meningkat sehingga PAD di Kabupaten Muba bertambah yang mana dari masyarakat untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan inovasi tersebut sangat memudahkan WP untuk bertransaksi melaksanakan kewajiban. “Ini salah satu cara dan sumber kita untuk membangun daerah,” kata Haryadi.

Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Farid Yudhawirawan sejak di-launching pihaknya telah mencatat sebesar Rp10 jutaan transaksi WP untuk membayar pajak. “Transaksi lebih gampang, terlebih di Muba telah tersebar 1.058 lebih agen mitra BRILink,” urainya.

Baca Juga :   Herman Deru Bagi-Bagi APD ke Pasar Sungsang 

Lanjutnya, pembayaran pajak lewat inovasi tersebut bisa dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. “Kemudahan yang kami berikan, tentu demi percepatan pembangunan yang berkontribusi positif untuk warga Muba,” tandasnya. (Al/*)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button