Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlinePemerintah Daerah

Terima Kedatangan FKNASN Muba, Perjuangkan Nasib Tenaga Non ASN

Sumsel Independen – Pj Bupati Muba H Apriyadi melalui Pj Sekda Muba H Musni Wijaya SSos MSi kembali pertegas bahwa Pemkab Muba terus berupaya memperjuangkan nasib tenaga honorer non aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba.

Pernyataan ini disampaikan, Pj Sekda H Musni Wijaya saat menerima Pengurus Forum Komunikasi Non ASN (FKNASN) Kabupaten Muba dan rapat dengar pendapat terkait gejolak tenaga honorer non ASN di lingkungan Pemkab Muba, Senin (5/12/2022) berlangsung di Ruang Rapat Serasan Sekate.

Dikatakan Pj Sekda Musni, InsyaAllah untuk 1651 orang tenaga non ASN yang belum termasuk dalam pendataan pemetaan ini akan kita upayakan agar masuk dalam pendataan.

“Yakinlah, Kita dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Muba Khususnya, pak Pj Bupati kita H Apriyadi, tahun depan tetap berupaya menganggarkan kebutuhan untuk adek-adek tenaga non ASN di Muba ini. Masih dianggarkan selama 6 bulan, sambil menunggu petunjuk yang lebih lanjut dari kementerian, kita tidak langsung putus syukur-syukur kedepannya ada perubahan,”tandasnya.

Baca Juga :   Keluarga Besar SMAN 1 Martapura Bagikan Paket Sembako Kepada Anak Yatim

Wakil Ketua DPRD Muba Jhon Kenedi bahwa DPRD bersama Pemkab Muba akan terus memperjuangkan nasib para tenaga non ASN di Muba. “Kami akan terus mengawal ini, dan kami juga tidak akan diam saja. Kami siap berjuang juga demi nasib adek-adek semua,”ungkapnya.

Sementara pengurus Forum Komunikasi Non ASN (FKNASN) yang disampaikan Anto Liper RI bersama Zuhri mengapresiasi tindakan Pemkab Muba dalam mengatasi gejolak yang ada di tenaga non ASN.

“Terima kasih Kami ucapkan atas sambutan Pemkab Muba dalam menanggapi permasalahan ini. Kami sangat senang dengan tindakan Pemkab Muba dalam mendengarkan dan menyelesaikan permasalahan menjadi gejolak bagi adek-adek tenaga non ASN ini. Pada prinsipnya kami siap membantu dan memperjuangkan hal ini,”pungkasnya.

Senada, perwakilan tenaga non ASN yang tidak masuk dalam pendataan Rano juga mengungkapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang sudah mendengarkan dan mencarikan solusi atas gejolak yang kami alami ini.

Baca Juga :   Peserta STQH Tingkat Provinsi Sumsel OKU Timur lakukan Registrasi

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pemkab Muba, khususnya kepada pak Pj Bupati yang sudah berupaya memperjuangkan nasib kami serta telah menganggarkan gaji untuk kami tahun depan. Kami juga terima kasih sekali atas tanggapan baik dari Pemkab Muba pada hari ini khususnya pak Pj Sekda Muba H Musni Wijaya bersama jajarannya,”pungkasnya. (Al/*)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button