Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Politik

Tetapkan Dukungan, PKB Harapkan Paslon Pilkada Serentak di Sumsel Ikuti Kontrak Politik dari DPP

Sumsel Independen – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah tetapkan dukungan kepada 6 Pasangan Calon (Paslon) di 6 Kabupaten Kota yang akan mengikuti Pilkada serentak 2020.

Dengan Penandatangan Pakta Integritas dan Penyerahan Form Model B.1-KWK Parpol Pilkada 2020 yang diadakan di Hotel The Zuri Palembang, Selasa (01/09) malam, maka penetapan dukungan kepada pasangan calon Kepala Daerah tersebut saat ini telah dianggap final hingga ke tahapan berikutnya.

Adapun 6 Paslon yang telah mendapatkan dukungan tersebut, yaitu pasangan Hendra-Mulyana (Musi Rawas), Syarif Hidayat- Surian (Muratara), Enos-Yudha (OKU Timur), Ovi- Ardani (Ogan Ilir), Heri Amalindo- Soemarjono (Pali), serta Popo Ali- Shoeilihen (OKU Selatan).

“InsyaAllah ini merupakan keputusan terakhir dari DPP untuk disosialisasikan serta diamankan sampai tahapan-tahapan berikutnya, termasuk ke pendaftaran,” kata Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan.

Ramlan juga menyampaikan, bahwa kedepan PKB akan terus mengawal setiap Paslon yang telah didukung tersebut hingga berakhirnya pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2020.

Baca Juga :   Sempat Satu Profesi, Ikatan Notaris - PPAT Taruh Harapan kepada Renny Astuti

“Makanya tadi setiap masing-masing Ketua dan Sekretaris DPC dibuat pakta integritas sehingga siap mengawal sampai akhir proses Pilkada ini,” ujarnya.

Sementara itu, sesuai instruksi dari Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar yang disampaikan melalui Ir Abdul Fatah, bahwa demi tercapainya efektivitas gerak dan garis komando, Ketua Umum DPP PKB menginstruksikan kepada seluruh pasangan calon, baik Gubernur, Walikota ataupun Bupati yang direkomendasikan oleh DPP PKB agar dapat menjalankan 5 poin kontrak politik.

“Yaitu tentang komitmen ideologi Nasional, komitmen bidang kesejahteraan rakyat, komitmen bidang pendidikan, komitmen bidang kesehatan serta komitmen bidang sosial keagamaan,” ungkapnya. (Ril)

Adapun instruksi 5 poin kontrak politik dari Ketua Umum DPP PKB, yaitu :

1. Komitmen Bidang Ideologi Nasional.
A. Menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan menjaga Bhinneka Tunggal Ika.
B. Menjaga kerukunan umat beragama serta perbedaan suku dan budaya
C. Mencegah bibit ancaman terorisme
D. Mendorong penguatan kebudayaan nasional

Baca Juga :   Melalui Bimbingan dari Kementerian, Renny Berharap Masyarakat Mendapatkan Penghasilan Tambahan

2. Komitmen Bidang Kesejahteraan Rakyat.
A. Menciptakan ekonomi alternatif berbasis kemandirian rakyat
B. Menurunkan angka kemiskinan secara signifikan, minimal 15 persen selama 5 tahun
C. Program pertanian dan perkebunan maju dengan melakukan intensifikasi dalam hal mekanisasi pertanian dan ekstensifikasi menambah volume perluasan lahan pertanian, minima 5 persen dalam 5 tahun
D. Program industri Pasca panen yang masal dan terintegrasi
E. Program industri kelautan dan perikanan rakyat dengan peningkatan teknologi dan akses pemodalan
F. Program UMKM berdaya saing melalui inovasi teknologi dan penguatan akses permodalan
G. Mewujudkan kemandirian pangan berkelanjutan untuk semua warga
H. Program peningkatan dan pengembangan kualitas SDM dengan berbagai strategi, tehnik dan metode yang terpadu dan berkesinambungan

3. Komitmen Bidang Pendidikan
A. Meningkatkan saran dan fasilitas pendidikan di seluruh lembaga pendidikan tanpa terkecuali
B. Memberikan penghargaan dan insentif untuk guru-guru yang berprestasi dan inovatif
C. Memberikan bantuan sarana pendidikan untuk menunjang model pembelajaran online
D. Meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka buta huruf bagi perempuan
E. Program deradikalisasi di sekolah
F. Program siswa siap kerja melalui kegiatan ekstrakulikuler
G. Mewujudkan alokasi anggaran 20 persen dari APBD

Baca Juga :   Rusdi Tahar Langsung Pasang Target Menang Pemilu 2024

4. Komitnen Bidang Kesehatan
A. Program kesehatan gratis untuk rakyat miskin dan tidak mampu
B. Program peningkatan gizi
C. Program revitalisasi posyandu untuk angka kematian ibu dan anak
D. Program Maskerisasi untuk menekan penyebaran Covid-19
E. Program desa sehat dengan melibatkan partisipasi masyarakat

5. Komitmen Bidang Sosial Keagamaan
A. Membumikan nilai-nilai islam Ahlus-Sunnah wal Jama’ah, sebagai sikap keagamaan di Indonesia
B. Menghidupkan program dialog antar agama
C. Program perbaikan fasikitas rumah ibadah dan pemberian insentif untuk guru mengaji dan guru agama informal
D. Program deradikalisasi melalui pembinaan pengurus masjid dan tempat ibadah lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button