Himbauan Vaksin Booster

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Himbauan Pemkab Muba Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
HeadlineOpini

Tiga Perkara Yang Dapat Meringankan Hisab Manusia  

Khutbah I

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ  أَمَرَنَا بِتَرْك الْمَنَاهِيْ وَفِعْلِ الطَّاعَاتِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ الهَادِيْنَ لِلصَّوَابِ وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ اْلمَآبِ.

اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Hadirin, Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Alhamdulillah syukur,  Atas segala nikmat-NYA, taufik dan hidayah Allah swt, kita masih dipertemukan dengan Jum’at yang penuh kemulyaan ini, untuk itu, pada moment yang mulia ini, tentunya menjadi suatu keharusan pribadi dan umumnya kita semua untuk selalu meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah swt, dengan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah swt dengan penuh ketundukan yang amat tinggi dihadapan Allah swt.  

Hadirin, Jamaah Jumat yang dimulyakan Allah SWT,

“Kita terlahir dengan satu cara, namun kematian menjemput dengan berbagai cara”, Kata mutiara ini memberikan makna kepada kita semua untuk selalu bersiap diri terlahir menjadi pemimpin di dunia, dan bersiap dengan maksimal untuk kembali kepada Allah SWT dengan cara yang diridloi oleh Allah SWT. Akan tetapi tidak sedikit manusia masih enggan dan takut dengan kematian, padahal kematian adalah sesuatu yang paling dekat dalam kehidupan, dan tentu tahapan hisab atau perhitungan amal adalah pasti akan dilalui. Lantas, apa yang bisa kita lakukan agar Allah SWT meringankan hisabnya kepada kita?

Baca Juga :   Satgas TMMD Renovasi Rumah Warga

Dalam sebuah riwayat Imam Hakim dalam Kitab Mustadrok Ala Shohihain Juz 2 halaman 563, Setidaknya ada 3 perkara yang membuat umat Islam dipermudah hisabnya oleh Allah SWT,

 ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ حَاسَبَهُ اللَّهُ حِسَابًا يَسِيرًا وَأَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ

“Tiga hal yang menjadikan seseorang akan dihisab Allah dengan mudah dan akan dimasukkan ke surga dengan Rahmat-Nya.

قَالُوا: لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟

Sahabat bertanya, bagi siapa itu wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?

قَالَ: تُعْطِي مَنْ حَرَمَكَ،

Nabi bersabda: Engkau memberi orang yang menghalangimu,

وَتَعْفُو عَمَّنْ ظَلَمَكَ،

Engkau memaafkan orang yang mendzalimimu,

وَتَصِلُ مَنْ قَطَعَكَ»

dan engkau menjalin persaudaraan dengan orang yang memutuskan silaturrahim denganmu.

قَالَ: فَإِذَا فَعَلْتُ ذَلِكَ، فَمَا لِي يَا رَسُولَ اللهِ؟

Sahabat bertanya, jika saya melakukannya, apa yang saya dapat wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?

قَالَ: أَنْ تُحَاسَبَ حِسَابًا يَسِيرًا وَيُدْخِلَكَ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ

Nabi bersabda: engkau akan dihisab dengan hisab yang ringan dan Allah akan memasukkanmu ke surga dengan rahmat-Nya.”

Hal ini sesuai dengan Fiman Allah SWT dalam Qur’an Surat AN-Nahl Ayat 93:

وَلَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan”

Baca Juga :   Bupati Dodi Reza Turun Langsung Atasi Genangan Air di Lais

Dalam kitab Ihya Ulumuddin juga telah mengngatkan kita;

وَفِي الْإِحْيَاءِ فَمَنْ حَاسَبَ نَفْسَهُ قَبْلَ أَنْ يُحَاسَبُ

Dijelaskan dalam kitab ihya, barangsiapa menghitung-hitung amaliah dirinya sebelum dihisab,

خَفَّ فِي الْقِيَامَة حِسَابُهُ ِ

Akan diringankan hisabnya di hari kiamat,

وُحُضِرَ عِنْدَ السُّؤَالِ جَوَابُهُ

Dimudahkan dalam menjawab pertanyaan (malaikat),

وَحَسُنَ مَنْقَلَبُهُ

Dan akan menempati tempat terbaik


Subhannallah, demikian isstimewanya bagi orang-orang yang selalu mempersiapkan dirinya untuk kehidupan yang abadi kelak di akhirat.

Hadirin, Jamaah Jumat yang dimulyakan Allah SWT,

Mudah-mudahan kita mampu menjadi pribadi yang pemberi, walaupun banyak yang menghalangi, pribadi  pemaaf walaupun banyak yang mendzolimi, dan pribadi yang selalu menjaga silaturrahim ketimbang saling menghakimi. Semoga dengan sikap terpuji di atas, Kita kelak diakhirat diringankan oleh Allah SWT di yaumul hisab. Aamin YRA.  

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Baca Juga :   Wagub Mawardi Yahya Dukung QRIS BSB Disosialisasikan Sampai ke Nasional

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

(Jum’at, 0311-2021)

Penulis: Dr. Darul Abror, M.Pd. (Ketua LP Ma’arif NU OKI, Ketua IKA PMII OKI & Mabinda PMII Sumsel)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button