Griya Literasi
Pemkot

Tim Advokasi Hukum YPM Minta Pemkot Palembang Tertibkan Alat Sosialisasi Pj Walikota Sebelumnya

Selasa, 25 Jun 2024 16:21 3 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Tim Advokasi Hukum Yudha Pratomo Mahyuddin (YPM), yang dipimpin oleh Dolly Reza P meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk segera menertibkan spanduk atau baliho yang menampilkan Ratu Dewa sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang. Dolly Reza menyatakan bahwa spanduk tersebut harus dilepas karena Ratu Dewa kini telah menyatakan diri sebagai bakal calon Wali Kota Palembang dan tidak lagi menjabat sebagai Pj Wali Kota.

“Seharusnya, jika ingin bersaing dalam Pilkada, mari kita fair. Jangan menggunakan atribut yang menggunakan fasilitas negara. Kami mendesak Pj Wali Kota Palembang yang baru (Ucok Abdul Rauf) untuk bersikap netral dan menertibkan alat sosialisasi yang mengatasnamakan Pj dengan simbol-simbol logo Pemkot Palembang,” ujar Dolly Reza kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Kedai Kopi Apek Kambang Iwak Palembang, Selasa (25/6/2024).

Dolly Reza juga menegaskan bahwa ketidaknetralan dalam penertiban alat peraga kampanye bisa menimbulkan asumsi bahwa Pj Wali Kota Palembang yang baru, Ucok Abdul Rauf, tidak bersikap netral dalam kontestasi Pilkada.

“Jika ini tidak ditertibkan, maka tidak menutup kemungkinan kita bisa berasumsi bahwa Pj Wali Kota Palembang yang baru ini tidak netral dalam kontestasi Pilkada,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Dolly juga mengajak semua bakal calon yang akan berkompetisi di Pilwako Palembang untuk lebih fokus pada program-program yang memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dirasakan oleh masyarakat, daripada hanya melakukan pencitraan.

“Pilkada ini menjadi momentum bagi para bakal calon untuk diuji mengenai kemampuan mereka dalam menyampaikan visi, misi, serta program yang sejalan dengan persoalan yang sedang dirasakan oleh masyarakat. Bagaimana caranya mensejahterakan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, mengurangi pengangguran, dan mengatasi persoalan banjir. Namun faktanya, banyak calon yang hanya fokus pada pencitraan. Alat peraga sosialisasi mereka hanya menampilkan foto tanpa ada visi yang jelas untuk kota Palembang,” tegas Dolly Reza.

Sebagai informasi tambahan, Ratu Dewa sebelumnya menjabat sebagai Pj Wali Kota Palembang sebelum kembali ke posisinya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang. Pergantian ini terjadi setelah Ucok Abdul Rauf dilantik oleh Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, pada 19 Juni 2024 di Griya Agung, Palembang.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian, sebelumnya sudah menegaskan bahwa ASN yang akan maju pada Pilkada, harus mundur paling lambat 40 hari sebelum Pendaftaran Pasangan Calon. Adapun pendaftaran Pasangan Calon Kepala Daerah, akan dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 27 Agustus 2024 dan penetapan Pasangan Calon dilakukan tanggal 22 September 2024.

Jika ASN tidak mengundurkan diri sampai batas waktu yang ditentukan, tetapi mengikuti Pilkada, maka yang bersangkutan akan diberhentikan oleh Mendagri. Tito Karnavian pun mengingatkan agar Pj. Kepala Daerah tidak memasang alat sosialisasi yang mengarah pada dukungan Pilkada, sekalipun dipasang oleh masyarakat. Apabila memang ingin memasang alat sosialisasi, dirinya menyarankan agar menggunakan kalimat yang sesuai dengan tugas yang diemban.

“Kalau ingin pasang baliho, bisa pakai kata sukseskan¬†stunting atau program kegiatan Pj. Gubernur. Jangan ada baliho sukseskan atau dukung nama Pj. Gubernur ini. Walaupun ini misalnya yang pasang masyarakat, tolong diturunkan.” kata Tito Karnavian. (Ali)


Editor: Syaidina Ali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LXIII
    Majalah Independen Edisi LXI

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode