Griya Literasi

Dandim 0418/Palembang Angkat Bicara, Ambil Jalan Damai

Jumat, 18 Agu 2023 19:58 3 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Kasus kegaduhan yang menghebohkan di lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir, Palembang pada Kamis (17/8/2023) akhirnya mendapat tanggapan dari Dandim 0418/Plg, Letkol Czi Arief Hidayat. Dalam upaya menjaga situasi tetap damai, Dandim memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi.

“Dua pihak yang terlibat dalam konflik di sana pada awalnya adalah Indra, dan Rustam yang merupakan anggota saya dan juga menantu dari keluarga tersebut,” ungkap Letkol Czi Arief Hidayat kepada para wartawan saat ditemui di Kantor Kodim 0418 Kota Palembang pada Jumat (18/8/2023).

Letkol Czi Arief Hidayat menjelaskan bahwa konflik tersebut berawal dari salah paham antara Indra dan Rustam. “Berdasarkan keterangan dari kedua belah pihak, Indra mengatakan bahwa speaker tersebut mengarah ke rumahnya dan menyebabkan gangguan. Namun, setelah mediasi dilakukan oleh kedua pihak di kelurahan, mereka sepakat untuk berdamai,” jelasnya.

Terkait dengan bukti visual yang beredar, Letkol Czi Arief Hidayat menginformasikan bahwa kedua pihak yang berselisih telah bertemu di Kelurahan 35 Ilir pada hari yang sama, Jumat (18/8/2023) sore. Pihak yang terlibat adalah Muhammad Agung (24) dan Indra Hasan (59).

“Setelah saling melapor, mereka memutuskan untuk bertemu dalam sebuah mediasi di Kelurahan. Pada akhirnya, keputusan diambil untuk meredam situasi dengan cara berdamai dan mencabut laporan masing-masing,” tambah Letkol Czi Arief Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, Video kontroversial tengah menggegerkan media sosial Instagram, menunjukkan momen memilukan di mana dua oknum tentara diduga terlibat dalam keributan hebat di sebuah lomba peringatan 17 Agustus. Insiden ini terjadi di Lorong Budiman, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, pada Kamis (17/8/2023) siang.

Dalam video yang beredar, warga sekitar tampak mengelilingi sebuah rumah yang terdengar gaduh. Informasi yang dihimpun mengindikasikan bahwa oknum tentara tersebut menghancurkan speaker dan merusak suasana lomba yang sedang berlangsung, menyebabkan kehebohan di tengah perayaan kemerdekaan.

Ketua RT 22, Betty, yang menjadi saksi mata kejadian ini, mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. “Kejadian ini terjadi pada perayaan 17 Agustus kemarin, saat kami sedang mengadakan lomba anak-anak. Ketika adzan berkumandang untuk shalat, tiba-tiba terdengar keributan. Ternyata warga sudah memprotes dua pria yang membawa senjata tajam,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (18/8/2023).

Lebih lanjut, Betty menjelaskan bahwa kedua pria tersebut mengunjungi rumah Agung, seorang warga, dan menendang speaker miliknya. “Mereka tak senang dengan musik yang keluar dari speaker kecil itu, dan akhirnya merusaknya,” tambah Betty.

Situasi semakin memanas hingga Betty akhirnya menghubungi pihak kepolisian untuk meredakan ketegangan. “Kami meminta polisi untuk mengamankan mereka berdua. Warga juga emosi melihat insiden ini. Akhirnya, pada pukul 15.00 WIB, polisi berhasil mengamankan kedua pria itu,” jelasnya.

Dari informasi yang didapat, dua pria tersebut diketahui sebagai anggota TNI dan AU dengan inisial PR dan SRP. Terungkap bahwa keluarga kedua pria ini sebelumnya tidak setuju dengan acara lomba yang diadakan. “Mereka sudah tidak senang dengan lomba gaplek yang diadakan. Padahal, lomba ini penting karena pesertanya adalah para orang tua yang setiap malam menjaga kampung agar aman dari pencurian,” ungkap Betty.

Sementara itu, Agung, pemilik rumah yang menjadi korban insiden ini, merasakan dampak emosional dari kejadian tersebut. “Saat itu, saya sedang menggendong anak saya. Tiba-tiba kedua pria itu masuk ke halaman rumah dan bertanya tentang izin. Lalu, mereka menendang speaker kecil saya hingga hancur. Anak saya sekarang trauma,” tutur Agung yang berusia 24 tahun. (hw)

Laporan: Haris Widodo
Editor: Pram

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIX
    Majalah Independen Edisi LVIII

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode