Griya Literasi

Baby Sitter I Mengakui Motif Penganiayaan adalah Keterlambatan Gaji, Aghnia Punjabi Menyanggah

Rabu, 3 Apr 2024 16:21 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen — Baby Sitter berinisial I, yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Penganiayaan terhadap putri selebgram Aghnia Punjabi, mengungkapkan motif di balik tindakannya. Ia menyebut bahwa salah satu alasan menyiksa anak majikannya adalah karena seringnya keterlambatan pembayaran gaji.

Aghnia Punjabi, tak terima dengan klaim tersebut, memberikan Klarifikasi melalui Instagram Stories. Ia menampilkan tangkapan layar dari headline sebuah media daring yang menyoroti klaim tersebut dengan judul: “Jengkel Gaji Selalu Telat Dibayar, Jadi Alasan IPS Suster Aniaya Anak Aghnia Punjabi, Ngaku Khilaf.”

Dalam penjelasannya, selebgram dengan 2,5 jutaan pengikut ini menyebut bahwa Baby Sitter I mulai bekerja pada tanggal 13 Oktober. Sesuai kesepakatan, gaji seharusnya diberikan sebulan setelahnya. Namun, Aghnia Punjabi memberikan penawaran untuk membayar gaji lebih awal, antara tanggal 1 hingga 5 setiap bulannya.

“Mbaknya masuk tanggal 13 Oktober, di mana gajiannya pun harusnya di tanggal yang sama. Tapi, saya menawarkan mau enggak Mbak kayak semua yang kerja di rumah. Gajiannya tanggal 1-5 daripada tanggal 13 kelamaan,” tulis Aghnia, Selasa (2/4/2024).

Aghnia Punjabi menyebut bahwa Baby Sitter I dengan antusias mengiyakan tawaran tersebut. Bahkan, ia juga membagikan bukti transfer gaji dari bulan November 2023 hingga Maret 2024.

Griya Literasi

“Susternya sangat mau dan mengiakan. Malah kesenangan banget karena cepat terima gaji. Suster ini pengganti susnya Cana yang lama. Ini bukti invoice-nya langsung dari agenci. Tanggal berapa penggantian dan tanggal berapa datang ke rumah,” cuit Aghnia Punjabi.

“Berikut bukti transfernya. Enggak ada yang lebih dari tanggal 5 apalagi lebih dari tanggal 13, enggak mungkin banget,” lanjutnya. Hal ini membuatnya merasa heran dengan klaim Baby Sitter I mengenai keterlambatan pembayaran gaji.

Aghnia Punjabi juga mengungkap bahwa meski kasus Penganiayaan terjadi pada akhir Maret 2024, ia masih menggaji Baby Sitter I pada awal April dan mengirimkan gajinya ke penjara.

“Bahkan April pun aku kasih gajinya ke penjara. Diterima langsung sama ibunya. Bukti dari kepolisian langsung karena kita enggak boleh ngedokumentasiin,” jelas Aghnia Punjabi.

Meskipun demikian, beberapa netizen menanyakan mengapa Aghnia Punjabi masih melanjutkan pembayaran gaji kepada Baby Sitter I yang telah melakukan Penganiayaan terhadap putrinya. Aghnia Punjabi menjelaskan bahwa gaji tersebut adalah hak tersangka, meskipun banyak yang mempertanyakan alasan moral di balik keputusannya.(umi)

Laporan: Sri Jumiarti

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIV

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode