Griya Literasi

Hadiri Pengajian Akbar Ponpes Nurul Fattah, Wabup Yudha : “Setiap Kesuksesan Pasti Ada Pengorbanan”

Minggu, 4 Feb 2024 07:30 3 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen – Wakil Bupati OKU Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H. didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK OKU Timur Nur Inayah, S.Pd menghadiri Pengajian Akbar di Pondok Pesantren Nurul Fattah, Desa Kotabaru Selatan, Martapura, Sabtu Malam, 3 Februari 2023.

Pengajian Akbar tersebut digelar dalam rangka Harlah Ke NU Ke 101 dan Harlah Muslimat NU Ke 78 yang dikemas dalam acara Sholawatan bersama KH. DR. Muhammad Yussuf Ainul Yaqin, Lc. MA. Dan Grup Sholawat Al-Batul.

Acara ini juga sekaligus memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Tasyakuran Masjid Nurul Huda Srimulyo, Pengajian Ahad PON, Wisuda Tahfidz Ponpes Nurul Fattah, Pelantikan PAC GP Ansor, dan Pengukuhan LBM MWC NU Martapura.

Dengan mengusung Tema Meneguhkan Ajaran Ahlussunah Wal Jama’ah Annahdliyah, acara tersebut turut dihadiri oleh Rois Suriah MWC NU Martapura Kyai Mochammad Rosyidi, Ketua Tanfidziah MWC NU Martapura Ust. Tuhfatul Afandi, dan Camat Martapura Harliyus, S.Sos. M.M.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Fattah Kyai Mochammad Rosyidi menyampaikan, “Alhamdulillah kita diberikan kesempatan yang penuh berkah ini untuk mengikuti Pengajian Akbar ini. Kami ucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati OKU Timur bersama Istri yang telah bersedia menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara ini”.

Kyai Mochammad Rosyidi juga mengucapkan selamat datang kepada para Wali Santri yang hadir. Ia menyampaikan bahwa kepercayaan orang tua para santri menitipkan anaknya ke Pondok Pesantren Nurul Fattah merupakan pilihan yang tepat dan akan dijaga sebaik-baiknya.

Griya Literasi

“Santri kita didik dengan disiplin, termasuk kerapian rambut bagi santri laki-laki, kemudian pembatasan pengunaan HP hingga ke istiqomahan dalam menghafal Al-Qur’an. Ilmu itu luas, pesan kami bagi para santri jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang didapat dan hafalan yang dicapai, teruslah belajar dengan sabar dan ikhlas”, ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati OKU Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H. mengatakan, “Saya selalu senang menghadiri acara-acara seperti ini, terutama digelar di malam hari, inilah waktu kita untuk fokus bersholawat dan merendahkan diri kita di hadapan Allah SWT. Meskipun diguyur hujan, kegiatan ini tentu mendapatkan banyak keberkahan dari Allah SWT. Terimakasih kepada Pengasuh dan Panitia yang telah mengundang kami,” ujarnya.

Wabup Yudha menambahkan, “Di dalam kesuksesan itu pasti ada pengorbanan. Kita ambil contoh, Abah Kyai Rosyidi sukses mengelola pondok pesantren, tentu banyak pengorbanan yang beliau lalui. Begitupun para santri, pengorbanan yang hari ini kalian jalani, Insya Allah akan menghantarkan kepada kesuksesan”.

Ia juga berpesan kepada para Wali Santri dan Para Orang Tua, “Keluhan anak di pesantren merupakan pengorbanan untuk 10 sampai 20 tahun ke depan, sehingga apapun cita-citanya sudah punya pondasi agama. Jika orang yang telah berhasil dan menjadi pemimpin tidak didasari pondasi agama, maka kegagalan akan menantinya. Mengeluh tentang pendidikan, itulah sebenarnya tempahan untuk anak-anak menghadapi masalah di masa depannya”, jelasnya.

Di akhir pidatonya, Wabup Yudha mengajak, “Mari kita didik anak-anak kita, minimal punya pondasi agama yang kuat, Insya Allah apapun yang dijalaninya akan diiringi keberkahan. Untuk para santri yang hari ini diwisuda, lanjutkan pendidikan kalian, karena yakinlah yang akan menjadi generasi penerus, menggantikan para pemimpin, para pengusaha, guru dan banyak profesi lainnya ada di antara kalian,” pungkasnya. (J)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIV

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode