Himbauan Vaksin Booster

Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
PendidikanSosial Kebudayaan

Kunjungi Komplek Grand Arroyana, Kiayi Hendra Sampaikan Pesan Tentang Keberkahan

Sumsel Independen – Meraih keberkahan merupakan tujuan kehidupan. Bahkan dalam setiap do’a yang dipanjatkan dan harapan yang diinginkan, ummat muslim selalu meminta keberkahan hidup.

Pesan tersebut disampaikan KH Hendra Zainuddin, M.Pd.I saat mengisi pengajian Muharram di Mushallah Arroyan Komplek Grand Arroyana Maskarebet Palembang, Kamis malam (27/8).

“Berkah itu yang kita dapat baik materi maupun spiritual yang mengandung kebaikan dan terus bertambah sehingga tidak merasa kekurangan,” kata kiayi Hendra.

Pengasuh Ponpes Aulia Cendikia Talang Jambe Palembang ini mengingatkan, tahun baru hijriyah 1442 H ini adalah momentum untuk meraih keberkahan hidup.

“Berkah, jika itu rezeki kemudian kita makan menjadikan tubuh ini sehat dan kuat baik jasmani rohani, jika diberikan ke anak menjadi anak yang soleh, berkah tidak pernah merasa kekurangan, selalu rezekinya bertambah dan terus dalam kebaikan,” sambungnya.

Baca Juga :   Gus Halim : Pendampingan dan Pemberdayaan Desa Perlu Mengadopsi Sistem Digital

Untuk mendapatkan keberkahan, Kiayi Hendra memberikan tiga pesan kepada jamaah. Pertama, jangan pernah berbohong, terutama dalam muamalah. Kedua, jangan pernah zolim baik itu kepada manusia maupun ciptaan Allah yang lainnya.

“Zolim itu gelap, jadi orang yang zolim masa depannya gelap. Tidak hanya di dunia tapi juga di akherat. Karena kita tidak pernah tahu perbuatan apa yang kita lakukan nanti apa yang diterima dan apa yang menjadi penghalang, maka berbuat baiklah,” ingatnya.

Ketiga, tambah mursyid Toriqah Qodiriyah wa Naqsabandiyah ini, jika igin hidup berkah maka harus komitmen atau tepat janji. “Komitmen secara perbuatan, komitmen secara lisan,” tuturnya.

Terakhir, selain momentum meraih keberkahan, muharram juga menjadi pengingat agar terus berbuat kebaikan dan menjauhi maksiat.

“Hidup ini senang-senang saja, berdoa dan usaha jangan berbuat maksiat. Kalau buat maksiat ada resikonya, galau sempit rezeki,” tukasnya.

Baca Juga :   Ketua AMKPD Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Fenomena Keraton Agung

Sementara itu, tokoh agama (toga) setempat yang juga pengurus Mushalla Arroyan Eko Novianto mengatakan, pengajian Muharram ini adalah bagian dari warga Grand Arroyana memakmurkan Mushalla.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar atas kerjasama semua warga. Antusiasme warga juga sangat luar biasa dengan banyaknya dukungan baik berupa dana, konsumsi dan juga partisipasi aktif,” ungkapnya.

Ketua RT Komplek Grand Arroyana, Tri Ardiansyah Putra menambahkan, pendemi Covid-19 telah membuat aktivitas menjadi terbatas, termasuk kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah dengan adanya new normal kita bisa menggelar kegiatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Banyak sekali ilmu dan nasehat yang kami dapat dari siraman rohani kiayi Hendra, menjadikan kita semangat menjalani hidup, bangkit dari covid,” pungkasnya. (Ril/WrC)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button