Himbauan Vaksin Booster

Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlineNasionalPolitik

Ribuan Kader Dibawah Habil Marati Deklarasikan Anies Baswedan Capres, PPP Kembali Bergejolak!

Sumsel Independen – Resmi! Forum Kakbah Membangun (FKM) yang dinahkodai oleh Habil Marati deklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada pilpres 2024 mendatang.

Dukungan tersebut diberikan dalam acara yang dihelat di Grand Pacific, Melati, Sleman, Yogyakarta, Rabu (16/11). Tampak Anies pun turut hadir dalam acara tersebut.

Habil yang juga merupakan politisi senior PPP itu menjelaskan deklarasi bersama Forum Kakbah Membangun (FKM) itu sekaligus menyalurkan aspirasi keluarga besar PPP yang mendukung Anies maju di Pilpres 2024, juga demi membawa PPP lolos ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2024.

“Untuk menyelamatkan PPP agar lolos parliamentary threshold dalam Pemilu 2024. Dengan mendukung Anies Baswedan, diperkirakan elektabilitas PPP akan meningkat pesat,” ujar Habil dikutip dari CNN Indonesia.

Kendati demikian, langkah Habil ini dinilai tak dianggap sebagai sikap DPP PPP maupun DPW PPP DI Yogyakarta sama-sama telah menyatakan apa yang dilakukan FKM itu bukanlah bagian dari langkah kader yang merepresentasikan partai mereka.

Baca Juga :   Sepanjang Tahun 2021 Tingkat Perceraian Di OKU Timur Naik 62 Perkara

“Pak Habil saat ini tidak aktif di kepengurusan DPP PPP, sehingga apa yang dilakukannya tidak bisa merepresentasikan PPP, tapi hanya langkah individu yang itu tidak bisa dibaca sebagai langkah PPP,” ujar Ketua DPP PPP Achmad Baidowi beberapa waktu lalu.

Selain itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai apa yang dilakukan Habil justru membuat gejolak di internal PPP semakin memanas. Pasalnya, belum lama ini internal PPP gonjang-ganjing usai Muhammad Mardiono dan Suharso Monoarfa saling mengklaim diri sebagai Ketua Umum.

“Ke depan, pilihan bagi PPP bisa saja pada dua hal: terpecah dan memunculkan kelompok baru atau tetap bersama, tapi tidak solid satu suara dengan keputusan elite di Jakarta,” tutur Dedi. (Ali/*)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button