Himbauan Vaksin Booster

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlineSosial Kebudayaan

Sekretaris PWNU Sumsel Ungkapkan Kebanggaannya Terhadap PW Muslimat NU

Sumsel Independen – Dalam mempringati Tahun Baru Islam dan 10 Muharam 1441 H, dan bertemakan “Mewujudkan Kepedulian Sosial Serta Melestarikan Nilai-Nilai Ahlussunnah Waljamaah Annahdiyah”, berbagai kegiatan dilakukan oleh PW Muslimat NU Sumatera Selatan, seperti menyantuni anak yatim dan lansia dhuafa, serta beberapa kegiatan lainnya yang memang telah menjadi suatu program dari PW Muslimat NU Sumsel.

Terkait dilaksanakannya kegiatan tersebut, Sekretaris PW NU Sumsel, Hernoe Roesprijadji hadir di dalam kegiatan itu menyampaikan, bahwa kegiatan yang di adakan oleh PW Muslimat NUย  merupakan suatu hal yang sangat membanggakan.

“Yang pasti, selain menyampaikan permintaan maaf dari Ketua PWNU Sumsel atas ketidak hadiran beliau, saya di sini juga ingin menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh PW Muslimat NU ini merupakan suatu hal yang sanggat membanggakan,” ungkap Hernoe di Gedung Nahdiyin NU, Sekip Palembang, Sabtu (14/09).

Baca Juga :   Tinjau Check point, Herman Deru Pastikan Pelanggaran PSBB Turun

Sementara, Ketua PW Muslimat NU Sumsel, Dra Hj Failasufah, dalam sambutannya menyampaikan rasa trima kasihnya kepada Muslimat NU yang telah hadir dari berbagai cabang di Kabupaten yang ada di Sumsel.

Dikatakan Failasufah, kegiatan tersebut merupakan program dalam mempringati hari besar Islam yang diisi juga dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lansia dhuafa.

“Cuma yang datang tadi dari titipan anggota, selebihnya ini kami berikan ke panti. 80 untuk anak yatim dan 50 untuk lansia dhuafa,” kata Dra Hj Failasufah.

Masih dikatakannya, selain santunan anak yatim dan lansia dhuafa, kegiatan tersebut juga diiringi dengan pembagian hadiah dalam lomba memimpin tahlil serta lomba membaca Al- Barzanji.

PW Muslimat NU Sumsel

“Untuk pemenangnya tadi telah kita berikan hadiah tropi serta sertifikat. Tadi hadir ada 16 cabang, sebutulnya semuanya ada 18 cabang untuk Sumsel ini, namun dua cabang tidak dapat hadir yaitu Muara Enim tidak hadir dikarenakan adanya kegiatan Tabliq Akbar, dan OKU Selatan itu ada ziarah Wali Songo dan belum pulang,” ujarnya.

Baca Juga :   Melihat Peluang Akbar dan Dewa di Pilwako Palembang Versi Pengamat

Hal sama juga disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dra Hj Nafisah M. Hum. Menurut Nafisah, kegiatan ini merupakan salah satu program syiar Islam serta mengamalkan sunnah rosul dalam 10 muharam, yaitu menyantuni anak yatim serta mempringati tahun baru Islam.

“Kegiatan ini memang sudah direncanakan sejak lama, karena ini telah menjadi program PW Muslimat NU Sumsel yang berkaitan dengan dakwah,” ucapnya.

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button