Banner Abdullah Taufik

Gasra Selalu Optimis Terus Berproses Menuju Sukses

Dirgahayu Kabupaten Musi Banyuasin ke 66 Tahun
HeadlineNasional

Gempa Sukabumi Dirasakan Warga Bekasi dan Sekitarnya

Sumsel Independen – Gempa bumi yang berpusat di Sukabumi, Jawa Barat hari ini sekitar pukul 07:50 WIB terasa di beberapa wilayah termasuk di DKI Jakarta sampai ke Bandar Lampung.

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terjadi hari ini memiliki kekuatan magnitudo (M) 6.1 yang berpusat di Sukabumi, Jawa Barat tepatnya pukul 07:50 WIB, Kamis (8/12).

Titik pusat gempa hari ini 8 Desember 2022 Berada di kedalaman 104 km, tepatnya di darat 22 km tenggara Kota Sukabumi. Titik lokasi gempa sendiri berada di koordinat 7.11 lintang selatan (LS) dan 106.99 bujur timur (BT).

Gempa sendiri berdampak di berbagai wilayah dimana guncangannya terasa kuat di sejumlah wilayah seperti Wilayah DKI Jakarta hingga ke Bandar Lampung.Lampung

Seperti dilansir dari BMKG, Berikut wilayah yang terdampak guncangan gempa yang berpusat di Sukabumi yaitu Rancaekek, Lembang, Bogor, Bandung, Pangandaran, Padalarang, Pamoyanan, Sumedang, Cianjur, Cisolok, Sumur, Sukabumi, DKI Jakarta, Garut, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Bandar Lampung.

Baca Juga :   Perkuat Sinergitas TP PKK dan DWP Sumsel Gelar Halal Bihalal

Dari informasi yang dihimpun tim SumselIndependen.com, salah seorang warga Bekasi yang bekerja di kawasan Industri MM2100, Iwan Apandi mengatakan telah tejadi getaran yang dirasakan oleh beberapa karyawan yang bekerja di pabrik, seperti adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Saya dan beberapa karyawan sempat merasakan guncangan ringan saat berada di dalam pabrik, kemudian menghimbau kepada semuanya jangan panik dan segera berlindung ditempat yang aman dan pastikan tidak ada benda diatasnya” Katanya

“Sebagaimana dketahui bahwa setiap pabrik jepang telah memiliki cara penanggulangan ketika tiba-tiba ada terjadi gempa dan telah mensosialisasikan kepada seluruh karyawan tanpa terkecuali”, Pungkasnya. (cak_in/*)

Hj. Anita Noeringhati, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button