Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

HeadlineOlahragaPendidikan

Olahraga Pendidikan dalam Menunjang Prestasi Tingkat Dunia

Sumsel Independen – Program studi Penjaskes FKIP Unsri telah melaksanakan kuliah umum yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring), peserta daring dilaksanakan di Aula Pendidikan FKIP Unsi Kampus KM 5,5 Jln. Srijaya Palembang, Rabu 30 Maret 2022.

Peserta kuliah umum tersebut terdiri dari mahasiwa S1, mahasiswa S2, mahasiswa PPG, Guru PJOK Kota Palembang, sedangkan peserta yg hadir melalui daring berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari Papua, NTT, Kalimantan, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Riau, Padang, dan Aceh. Narasumber yang didapuk pafa kuliah umum ini adalah Prof. Dr. Moch. Asmawi, M.Pd. yang merupakan Ketua Tim Perumus DBON dan sekaligus Dosen FIK, UNJ.

Assoc Prof. Dr. Meirizal Usra, M.Kes. selaku ketua pelaksana mengatakan Kuliah umum ini menjadi langkah awal kita untuk mendukumg DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) melalui sinergitas antara olahraga pendidikan dan olahraga prestasi.

Baca Juga :   Pelaku Pembegalan Seorang Tukang Pijat Berhasil Di Lumpuhkan Satreskrim Polres OKUT

“Dan juga mendorong partisipasi aktif para guru PJOK untuk terus berkembang dalam mendapatkan kebaharuan ilmu pengetahuan terkait tentang pendidikan jasmani yang nantinya akan menjadi fundamental dari DBON,” ujarnya.

Koordinator Prodi. Penjaskes Assoc. Prof. Dr. Hartati, M.Kes. dalam sambutannya juga memaparkan terkait perkembangan Prodi dalam menyebarluaskan keilmuan yang terbaru untuk para mahasiswa, praktisi, dan akademisi dalam bidang olahraga dan menjadi tonggak awal untuk persiapan pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan di Unsri.

Kuliah umum ini juga dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Unsri yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Assoc. Prof. Dr. Ismet, M.Si. dalam sambutannya beliau menyambut baik kegiatan kuliah umum ini sebagai bagaian dari program kerja Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

“Harapan saya, dengan adanya kulaih umum ini mahasiswa Prodi. Penjaskes memdapatkan ilmu yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan skills untuk menunjang kompetensinya, dan untuk panitia pelaksana juga menjadi pembelajaran dalam menyelenggarakan kuloah umum maupun seminar pada tingkat nasional yang baik. Dan tentunya dengan tema yang digaungkan dalam kuliah umum ini dapat membuat Unsri sebagai pencetak guru PJOK yg berkualitas,” harapnya.

Baca Juga :   Pemkab Banyuasin Kucurkan Dana Rp 5,4 Miliar Ganti Rugi Tanah Warga Sukajadi

Dr. Mashud, M.Pd. dari Universitas Lambungmangkurat dalam sesi diskusi dan tanya jawab memyampaikan pertanya terkait tentang peran kememterian dalam meningkatkan kompetensi guru PJOK untuk menunjang DBON.

Jawaban dari Prof. Dr. Moch. Asmawi, M.Pd. adalah perlu adanya sinergitas yang baik antar kemeentrian, pencetak guru PJOK, dan pengguna guru PJOK (sekolah). Terutama pencetak guru PJOK, dalam hal ini Prodi. Penjaskes agar dapat memperhatikan kurikulum yang ditwrapkan kepada mahasiswanya selama kuliah, sehingga kompetensi guru PJOK dapat terus terpantau dan dapat terus ditingkatkan.

Yulius, S.Pd., Guru PJOK SMA dari Kab. Lahat sekaligus peserta PPG DalJab di Universitas Sriwijaya mencoba memberikan gambaran nyata di Kabupaten Lahat terkait dengan perkembangan Pendidikan Jasmani yang ditanggapi narasumber dengan meberikan rencana startegis dalam menyukseskan DBON dan DBOD untuk mendukung prestasi Olahraga Indonesia.

Kuliah umum ini merupakan rangkaian pertama kuliah umum tahun 2022 yang telah direncanakan untuk oleh Prodi. Penjaskes FKIP Unsri. Dan untuk kuliah umum berikutnya akan dilaksanakan pada bulan Juni. (Al)

Sumsel Independen

Redaksi Sumselindependen.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button