Griya Literasi

Inara Rusli Ungkap Perjuangan Anak-anak yang Sakit dan Harapkan Tanggung Jawab Virgoun

Kamis, 29 Feb 2024 14:14 2 menit membaca
PEMKAB MUBA

Sumsel Independen — Inara Rusli, mantan istri Virgoun, baru-baru ini mengungkapkan momen berat yang dialaminya ketika kedua anak laki-lakinya harus dilarikan ke rumah sakit.

Melalui acara Pagi-Pagi Ambyar, Inara dengan mata berkaca-kaca menceritakan kejadian tersebut.

“Dari subuh aku sudah hectic banget nganter anak-anak, Along sama Ali ke UGD, kemarin Daddy-nya datang cuma sebentar doang mampir terus pergi lagi. Aku pikir anak-anak langsung dibawa ke rumah sakit, cuma mungkin dia enggak sempat,” ujarnya, dikutip dari YouTube Trans TV pada Kamis (29/2/2024).

Setelah anak-anaknya mendapat perawatan di rumah sakit, Inara langsung melanjutkan kewajibannya dengan pergi bekerja. Meskipun dalam kondisi sulit, ia tetap memenuhi undangan untuk tampil di acara talk show.

“Ini anak-anak tadi panas lagi berdua, Along sama Ali, ya sudah aku pagi-pagi bertolak ke rumah sakit, ke UGD dulu urus administrasinya, baru aku tinggal ke sini, tadi sampai naik ojek karena ngejar waktu, macet,” ucapnya sambil terisak.

Selain menghadapi masalah kesehatan anak-anaknya, Inara juga harus menghadapi masalah lain terkait Nafkah untuk kedua anaknya. Majelis hakim Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat memutuskan bahwa Virgoun harus memberikan Nafkah senilai Rp 75 juta per bulan untuk kedua anaknya, namun yang diberikan hanya Rp 20 juta.

Griya Literasi

Inara berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan bijak tanpa campur tangan pihak luar. Dia menekankan pentingnya Tanggung Jawab dalam menjaga masa depan anak-anak.

“Aku cuma pengin kita bisa sama-sama secara dewasa, sama-sama ambil keputusan yang bijak buat anak-anak tanpa ada pengaruh dari orang-orang luar, karena ini menyangkut masa depan anak-anak,” tuturnya.

Inara juga menekankan pentingnya Tanggung Jawab bagi setiap individu, khususnya laki-laki, dalam menghadapi konsekuensi dari keputusan yang diambil.

“Kita harus mendorong orang, laki-laki untuk bertanggung jawab atas segala keputusan yang dibuat. Aku sendiri sebagai seorang ibu mendorong anak laki-laki aku untuk bertanggung jawab sekecil apa pun. Supaya ketika dewasa mereka sadar apa yang diajukan dan seperti apa konsekuensinya. Enggak begitu aja lepas Tanggung Jawab dan melemparkan kesalahan ke orang lain,” pungkasnya.

Laporan: Sri Jumiarti

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


    MAJALAH TERBARU

    Majalah Independen Edisi LIV

    Sponsor

    Wujudkan Supremasi Hukum
    <

    Majelis Dzikir Ustadz H. Hendra Zainuddin

    Bengkel Las Listrik Karya Jaya

    Perumahan

    xBanner Samping
    xBanner Samping
    Beranda Cari Trending Lainnya
    Dark Mode